LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gajah Suci Lahirkan Bayi Betina di Konservasi Aceh

Bayi gajah itu lahir dari rahim gajah jinak bernama Suci yang berusia 30 tahun. Bayi gajah itu berjenis kelamin betina dengan panjang pangkal ekor 100 centimeter, tinggi 90 centimeter dan berat sekitar 70 kilogram.

2019-07-25 04:04:00
Satwa Indonesia
Advertisement

Seekor anak gajah lahir di Conservation Respon Unit (CRU) Alue Kuyun, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (24 /7) sekitar pukul 07.00 WIB.

Bayi gajah itu lahir dari rahim gajah jinak bernama Suci yang berusia 30 tahun. Bayi gajah itu berjenis kelamin betina dengan panjang pangkal ekor 100 centimeter, tinggi 90 centimeter dan berat sekitar 70 kilogram.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Prabowo mengatakan, bagi gajah itu merupakan anak kedua dilahirkan oleh induknya Suci.

Advertisement

"Suci ditangkap pada tahun 1994 dari daerah Ulee Glee, Kabupaten Pidie Jaya," kata Sapto Aji Prabowo.

BKSDA sudah melapor ke Dirjen KSDAE dan Direktur KKH perihal lahirnya bayi gajah itu. BKSDA Aceh telah meminta kepada Dirjen untuk memberikan nama bayi gajah yang baru lahir itu.

"Gajah jinak ada dua yang lahir di Aceh, kalau gajah liar cukup banyak kalau dari pemantauan kita, tetapi belum dapat angkanya," ungkapnya.

Advertisement

Dirjen sudah mengusulkan dua nama untuk bayi gajah itu, yaitu Cut Nyak dan Boni. Selanjutnya akan dipublikasikan ke media sosial untuk publik memilih salah satu nama itu.

"Nantinya suara terbanyak akan dipilih sebagai nama," jelas Sapto.

Untuk memastikan kesehatan induk gajah beserta bayi, hari ini sudah diberangkatkan dokter hewan BKSDA dan Unsyiah menuju ke CRU. Karena kedua gajah itu harus mendapatkan perawatan yang baik, terutama asupan gizi kepada induknya.

"Kalau perawatan, akan lebih bagus dirawat induk, diberikan ASI seperti manusia,” ungkapnya.

Sapto menjelaskan, tim dokter BKSDA dibantu dari Unsyiah akan melakukan pemeriksaan secara rutin. Sehingga bayi gajah itu bisa tumbuh sehat.

Baca juga:
Jual Elang Alap Jambul, Susanto Diamankan Polisi
Kawanan Lumba-Lumba dalam Jumlah Besar Muncul di Pantai Lovina Bali
Masih Ada 5 Harimau di Hutan Sosopan, Warga Diimbau Tidak Picu Konflik
Harimau yang Resahkan Warga Padang Lawas Akhirnya Ditangkap
Tahun Depan, Pulau Komodo Mulai Ditutup Hingga 2021
Marak Perburuan Gajah, Gadingnya Diambil Buat Mahar Pernikahan

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.