LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gajah Rusak Pondok di Kebun Kopi Milik Warga Ogan Komering Ulu Selatan

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah III Sumsel Aziz Abdul Latief mengungkapkan, gajah betina itu diketahui terpisah dari kelompoknya yang berasal dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBS). Gajah itu masuk ke perkebunan warga untuk mencari kawanannya dan mencari makan.

2021-02-17 00:13:00
Hewan Liar
Advertisement

Seekor gajah betina menghancurkan pondokan warga di perkebunan kopi kawasan Datar Lebar, Desa Kota Dalam, Kecamatan Mekakau Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan. Sedikitnya tiga pondokan warga hancur akibat serangan hewan dilindungi itu.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah III Sumsel Aziz Abdul Latief mengungkapkan, gajah betina itu diketahui terpisah dari kelompoknya yang berasal dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBS). Gajah itu masuk ke perkebunan warga untuk mencari kawanannya dan mencari makan.

"Kemungkinan gajah itu hanya ingin mencari makan, seperti garam karena terpisah dari kelompoknya. Ada tiga pondokan warga yang rusak," ungkapnya, Selasa (16/2).

Advertisement

Dia mengakui, pondokan yang rusak tersebut berada di lintasan kawanan gajah. Sebab lokasinya cukup dekat dengan kawasan BBS.

"Memang di sana lintasan gajah-gajah liar. Sekarang petani sudah mulai kembali ke kebun," jelasnya.

Dari jejaknya, gajah betina itu sudah mulai menjauh dari perkebunan warga. Pihaknya tengah berupaya mengevakuasinya agar kembali bergabung dengan kelompoknya atau ke habitatnya untuk mencegah terjadinya konflik dengan manusia.

Advertisement

"Keberadaannya masih kami pantau, mudah-mudahan menemukan kelompoknya. Jika tidak akan digiring atau dievakuasi," ujarnya.

Menurutnya, kasus serupa pernah terjadi beberapa waktu lalu. Hanya saja tidak sampai berkonflik langsung dengan masyarakat. Pengetahuan masyarakat setempat terkait hewan dilindungi cukup tinggi karena sejak awal mengetahui kebunnya berada tak jauh dari habitat gajah.

"Masyarakat sudah tahu sanksi membunuh hewan dilindungi, mereka lebih memilih menyelamatkan diri ketimbang menyerang balik," tutupnya.

Baca juga:
Penyelamatan Anak Gajah yang Terjebak Lumpur di Pidie
2 Orangutan Dievakuasi dari Kebun Karet di Kotawaringin Timur
12 Penyu Mati di Pantai Bali, 2 Diduga karena Sampah Plastik dan Kail Pancing
Lucunya Bayi Owa Jawa Lahir Melalui Caesar di TN Gunung Gede Pangrango
2 Harimau Milik Kebun Binatang di Singkawang Lepas dan Berkeliaran
Populasi Bertambah, Ini Potret Bayi Gajah Betina yang Lahir di Ekowisata Tangkahan

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.