Gagal Masuk Kapal Ferry, Tronton Angkut 24 Ton Semen Curah Tenggelam di Penajam
Dalam tronton ada 4 penumpang. Selain sopir Jokter Siahaan, juga ada kernet, istri sopir dan seorang balita, anak dari sopir. Dikemudikan sopir, tronton bergerak masuk ke dalam ferry.
Truk tronton bermuatan 24 ton semen curah, dini hari tadi dilaporkan tenggelam di laut, di dermaga I penyeberangan Ferry Penajam Paser Utara (PPU) tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu.
Keterangan diperoleh merdeka.com, peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.35 WITA. Tronton terpasang tanki muatan semen curah dengan nomor polisi KT 8693 VD itu, berangkat dari daerah Tanjung, Kalimantan Selatan, menuju Balikpapan.
Dalam tronton ada 4 penumpang. Selain sopir Jokter Siahaan, juga ada kernet, istri sopir dan seorang balita, anak dari sopir. Dikemudikan sopir, tronton bergerak masuk ke dalam ferry.
"Iya, tronton gagal masuk ke ferry. Separuh bodi tronton, masuk ke laut. Kepala tronton tersangkut di Ramp Door Ferry," kata Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (23/3).
Selain BPBD PPU, berbagai pihak berkepentingan lainnya, datang ke lokasi dermaga seperti Polres PPU, operator Ferry PT Dharma Lautan, ASSP hingga Kesyahbandaran Semayang.
"Jadi dini hari tadi, Dharma Lautan memutuskan Ferry bergeser mundur, dan menjatuhkan tronton ke laut. Pertimbangannya, untuk menyelamatkan Ferry, karena kondisinya sangat berbahaya," ujar Nurlaila.
"Di dalam Ferry KMP Dharma Badra ini, sudah ada muatan 3 mobil dan 1 motor. Tidak keseluruhan tronton tenggelam di laut, karena juga masih terhalang Ramp Door. Sisa kepala tronton masih bisa dilihat," tambahnya.
Sesaat setelah kejadian, sempat dipertimbangkan memerlukan crane 50 ton untuk mengevakuasi tronton. Namun akhirnya, proses evakuasi sejak pagi hingga siang ini, menggunakan cara manual.
"Muatan KM Dharma Badra, dipindahkan ke ferry lain. Proses evakuasi tronton ini, harus sesegera mungkin. Karena dermaga ferry ini hanya satu di Penajam, untuk menyerang ke Pelabuhan Kariangau di Balikpapan," kata Nurlaila.
Baca juga:
Siloam Luncurkan Layanan Okupasi Guna Turunkan Risiko Kecelakaan Kerja
Seorang Penambang Tewas Tertimpa Longsor Tebing Lereng Merapi
Tiga Pekerja PT Telkom Tewas Tersetrum saat Dirikan Tiang Besi di Kalteng
Buruh Pabrik di Serang Tewas Tergiling Mesin
Kuli Bangunan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Tertimpa Penyangga Gazebo Ambruk
Tambang Emas Ilegal di Bolaang Longsor, 60 Orang Tertimbun, 1 Tewas
Jatuh Dari Ketinggian 30 Meter, Pekerja Masjid Al-Jabbar Tewas