Fredo, si pocong palsu menangis di kantor polisi
Nyali menjadi pocong di antara semak-semak di kegelapan menjadi ciut ketika ia digelandang ke kantor polisi.
Bisa menakut-nakuti orang dengan kostum hantu barangkali menyenangkan bagi sebagian orang, namun apa jadinya jika aksi iseng itu berujung di kantor polisi. Hal ini dialami oleh bocah belasan tahun yang ditangkap anggota Polsek Wiyung, Sabtu (28/7) kemarin, di sekitar Brantas Hilir, Surabaya, Jawa Timur.
Bocah yang diketahui bernama Fredo Setioxifano, warga Wisma Lidah Kulon, Surabaya ini, menangis tersedu-sedu saat dibawa ke kantor polisi oleh anggota Polsek Wiyung, karena menakut-nakuti pengguna jalan dengan kostum pocongnya.
Padahal saat menjadi hantu pocong, dia tidak takut kalau orang yang ditakut-takutinya, bakal mengetahui kedoknya. Tapi, nyali menjadi pocong di antara semak-semak di kegelapan, menjadi ciut ketika ia digelandang ke kantor polisi.
Parahnya, Fredo menangis bak anak kecil minta mainan. Tak urung, aksi Fredo pun menjadi tontonan dan bahan tertawaan para tahanan Polsek Wiyung.
Seperti diberitakan, saat menggelar operasi petasan, sebagai respons atas laporan masyarakat yang terganggu di kawasan Wiyung, polisi tiba-tiba dikejutkan ekspresi ketakutan para pengguna jalan yang melintas di daerah Brantas Hilir.
Mereka mengaku melihat pocong dan dua tuyul berada di semak-semak. Penasaran dengan laporan tersebut, polisi pun mencari tahu. Dan ternyata benar, di balik semak-semak terlihat bayangan pocong dan dua anak tuyul.
Mengetahui yang mendekat polisi, si pocong dan dua tuyulnya ini lari tunggang langgang. Tapi sial bagi si pocong, dia terbelit atribut yang dikenakannya dan berhasil ditangkap. Sementara dua tuyul berhasil kabur meninggalkan si pocong palsu yang belakangan diketahui bernama Fredo Setioxifano.
"Dua tuyulnya lebih cepat melarikan diri meninggalkan si pocong, yang terbelit atributnya sendiri. Maklum, si 'pocong' berpakaian lengkap, mulai kain putih untuk atasan plus tali pocong, bawahan berupa karung plastik, ditambah make up warna putih di wajah dan hitam untuk bagian sekitar mata," terang Kapolsek Wiyung, Kompol Wiwik Setyaningsih, sambil tertawa geli.(mdk/ren)