LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fraksi Demokrat: Kita Indonesia kenapa pakai bendera Palestina

Syarief mengimbau agar masyarakat tidak lagi menggunakan atribut Palestina saat berdemonstrasi. Meskipun penggunaan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.

2017-01-26 19:01:00
Palestina
Advertisement

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan memberikan komentar terkait protes Kedubes Palestina karena bendera nasional negaranya digunakan saat unjuk rasa politik. Syarief menilai penggunaan bendera Palestina saat unjuk rasa bukan suatu tindakan yang baik.

"Itu sih saya pikir kalau bendera orang lain dipakai ya enggak bagus, ya kan. Kita orang Indonesia kenapa pakai bendera lain kan. Enggak bagus," kata Syarief di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1).

Syarief mengimbau agar masyarakat tidak lagi menggunakan atribut Palestina saat berdemonstrasi. Meskipun penggunaan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.

"Properti orang jangan kita pakai dong. Sekalipun kita pakai untuk kebaikan. Misalnya, tanpa seizin you, baju you saya pakai buat jalan-jalan, you merasa tersinggung dong. Sekalipun saya hanya pakai jalan-jalan enggak saya pakai ngapa-ngapain," tegasnya.

Kedutaan Palestina di Jakarta memprotes ketika massa demonstran membawa bendera nasional negaranya dipakai dalam sebuah unjuk rasa politik. Sebab, Palestina berusaha menghindari campur tangan terhadap stabilitas politik di sebuah negara.

Protes itu disampaikan dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Rabu (25/1). Meski begitu, mereka mengaku bangga atas dukungan terus menerus yang diberikan publik dan pemerintah Indonesia agar Palestina bisa menjadi negara berdaulat.

Berikut keterangan resmi Kedutaan Besar Palestina yang diterima merdeka.com:

Pernyataan Pers Dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Negara Palestina di Jakarta-Indonesia 21 Januari 2017

Kedutaan Besar Negara Palestina berterima kasih kepada Pemerintah yang terhormat dan saudara-saudara kami rakyat Indonesia atas dukungan yang teguh dan solidaritas dengan mendorong dan memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan bagi Rakyat Palestina. Ini adalah fakta solid bahwa posisi Indonesia yang terus memberi dukungan sejak kemerdekaannya yang mewakili mayoritas mutlak bangsa dengan semua, politik, etnis, latar belakang sosial keagamaan yang beragam.

Rakyat Palestina sangat bangga mengetahui kebijakan ini terus diwujudkan oleh pemerintah dan masyarakat dalam berbagai cara dan bentuk, termasuk memakai KOFIA Palestina dan T-shirt dengan Simbol Palestina dan mengibarkan bendera nasional kita bersama dengan bendera Indonesia selama perayaan dan fungsi nasional.

Baru-baru ini, Kedutaan menyesalkan bahwa Bendera Palestina dikibarkan dalam aksi non-damai terhubung dengan urusan dalam negeri Indonesia murni. Hal ini jelas tidak dapat diterima tidak dapat dianggap berarti sebagai tanda dukungan atau solidaritas dengan Palestina. Teman sejati dan asli Palestina harus tertarik untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di negara mereka sendiri jika mereka tulus untuk mencapai perdamaian di Palestina. Oleh karena itu, Kedutaan Besar percaya bahwa rakyat Indonesia tidak bisa ditipu oleh perorangan sesat atau kelompok yang mungkin menggunakan bendera kami untuk menutupi sakit dimaksudkan agenda domestik tersembunyi mereka.

Semoga Allah SWT terus memberkati dan menyelamatkan Indonesia, semoga persaudaraan dan persahabatan Palestina-Indonesia berlangsung lama.

Baca juga:
Palestina protes benderanya dipakai buat demo politik di Jakarta
Menag janji penuhi permintaan Palestina soal bendera
Palestina bereaksi lihat benderanya dipakai buat aksi politik di RI
PKS yakin bendera Palestina wujud kecintaan umat Islam Indonesia

Advertisement
(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.