FPI tuding kirab Jokowi kapitalis, liberal dan sekuler
"Ngapain seperti itu. Yang wajar saja. Presiden belum pernah ada di kirab seperti itu," kata Ketua FPI Muhsin Al-Athas.
Front Pembela Islam (FPI) mengkritik rencana kirab yang akan dilakukan pendukung Jokowi untuk merayakan pelantikan presiden terpilih tersebut. Mereka meminta pelantikan Jokowi tak perlu didramatisir.
"Ngapain seperti itu. Yang wajar saja. Presiden belum pernah ada di kirab seperti itu," kata Ketua FPI Muhsin Al-Athas saat dihubungi wartawan, Kamis (16/10).
FPI menyayangkan setiap mereka menggelar aksi selalu dikritik. Berbeda dengan saat pendukung Jokowi turun ke jalan.
"Kalau mereka tidak mau toleransi sama kita, gimana toleransi sama mereka. Kita selama ini selalu toleransi, toleransi jangan dialamatkan ke kami tapi ke mereka," kata Muhsin.
"Mereka nggak jelas arahnya. Pancasila dan UUD pelaksanaan beda. Kapitalisme, liberalisme, sekulerisme," kritiknya.
Baca juga:
Ini susunan acara pelantikan Jokowi-JK di MPR
MPR: Kalau Prabowo tak datang ke pelantikan Jokowi akan tawar
Pelantikan Jokowi telan biaya Rp 1 miliar
5 Kiai Banyuwangi pimpin pengajian di rumah ibunda Jokowi
Bamsoet: Arak-arakan Jokowi jangan lukai perasaan pro-Prabowo