Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). (AFP/ Basarnas)
Advertisement
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) lalu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). Tim SAR Gabungan saat ini terus melakukan proses evakuasi jenasah Juliana Marins yang diketemukan di dasar jurang sedalam 600 meter di jalur Puncak Gunung Rinjani. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan pendakian dari Pelawangan 4 menuju puncak kawasan Gunung Rinjani Lombok untuk sementara waktu ditutup dalam rangka mempercepat proses evakuasi
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). AP Photo/ Basarnas
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). AFP/ Basarnas
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). AFP/ Basarnas
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). AFP/ Basarnas
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi Juliana Marins, warga negara Brasil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, (24/06/2025). AFP/ Basarnas
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.