FOTO: Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Tabanan dan Dorong Perluasan Akses Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Tabanan sekaligus mendorong perluasan akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu
Presiden tiba di SRMP 17 Tabanan pada pukul 11.42 WITA dan disambut antusias oleh para siswa, guru, serta warga yang telah menunggu di lingkungan sekolah. Kedatangan kepala negara turut diwarnai penampilan Tari Kecak yang dibawakan para siswa sebagai bentuk penyambutan khas Bali.
Setelah menyaksikan pertunjukan, Presiden berinteraksi dengan para pelajar dan meninjau sejumlah fasilitas serta kegiatan pembelajaran yang berlangsung di sekolah tersebut. Dalam kesempatan itu, Presiden juga berdialog dengan siswa dan orang tua mengenai pentingnya pendidikan sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup.
Di hadapan para siswa, Prabowo menekankan pentingnya disiplin belajar, menghormati guru, mencintai orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama. Ia juga mengajak para pelajar untuk tetap optimistis dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan yang layak. Presiden turut menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah pendaftar di SRMP 17 Tabanan telah mencapai sekitar 400 siswa, sementara kapasitas sekolah saat ini sekitar 270 siswa.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak yang belum memperoleh layanan pendidikan secara optimal maupun yang berisiko putus sekolah. Pemerintah juga menargetkan pembangunan satu Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten dan kota di Bali sebagai bagian dari pengembangan program ke depan.