Anak-anak mengikuti pawai obor yang menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). (AFP/ Juni Kriswanto)
Advertisement
Warga muslim melakukan pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Surabaya, Kamis malam (26/06/2025). Acara yang diikuti para pemuda, kaum ibu dan anak-anak ini menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat dalam menyambut datangnya 1 Muharram dengan penuh suka cita dan nuansa religius. Mereka berjalan mengeliling kompleks pemukiman warga membawa obor sambil melakukan atraksi api diiringi lantunan shalawat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga bentuk syiar Islam serta ajang mempererat tali silaturahmi antar warga.
Seorang pemuda melakukan atraksi menyemburkan api saat pawai yang menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Anak-anak mengikuti pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Kaum ibu mengikuti pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Warga muslim melakukan pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Anak-anak mengikuti pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Anak-anak mengikuti pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Kaum ibu mengikuti pawai obor menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Seorang pemuda melakukan atraksi menyemburkan api saat pawai yang menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Surabaya, (26/06/2025). AFP/ Juni Kriswanto
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.