Forbes tarik penghargaan 'Inspiring Women' untuk Anniesa Hasibuan
Nama Anniesa Hasibuan masuk dalam daftar 'Inspiring Women 2017' yang diterbitkan Forbes Indonesia. Dalam edisi April 2017, selain Anniesa ada juga Sri Mulyani, Destry Damayanti, dan Nurhayanti Subakat.
Nama Anniesa Hasibuan masuk dalam daftar 'Inspiring Women 2017' yang diterbitkan Forbes Indonesia. Dalam edisi April 2017, selain Anniesa ada juga Sri Mulyani, Destry Damayanti, dan Nurhayanti Subakat.
Selang empat bulan, Forbes menarik penghargaan itu. Alasannya, Anniesa yang merupakan bos First Travel bersama suaminya Andika Surachman menilap uang jemaah sampai ratusan miliar.
"Setelah mempertimbangkan perkembangan terbaru dari kasus penipuan First Travel, Forbes Indonesia memutuskan untuk menarik penghargaan yang diberikan untuk Anniesa Hasibuan sebagai sosok perempuan yang menginspirasi."
"Keputusan untuk memberikan penghargaan dibuat pada awal tahun ini ketika kasus belum muncul di publik," demikian pernyataan yang dikutip merdeka.com dari akun facebook Forbes Indonesia, Jumat (25/8).
Forbes Indonesia ©Facebook/Forbes Indonesia
Selain sebagai pengusaha biro jasa umroh, Anniesa juga dikenal sebagai desainer. Dia sempat menggelar fashion show di berbagai belahan dunia. Puncaknya adalah saat Anniesa membawa hijab ke New York Fashion Week September 2016 lalu.
Kini keadaan berubah. Boroknya terbongkar. Bersama suami dan adiknya, Kiki Hasibuan, dia sudah dijadikan tersangka kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak menyatakan jumlah uang jemaah belum diberangkatkan mencapai Rp 848.700.100.000. Berdasarkan penelusuran Bareskrim Polri, jumlah jemaah promo umrah sejak Desember 2016 hingga Mei 2017 mencapai 72.682 orang.
Hingga kini, uang hampir Rp 1 triliun itu belum diketahui kemana atau di mana keberadaannya. Yang mengejutkan, First Travel juga sementara diketahui memiliki utang kepada sejumlah provider yakni provider tiket sebesar Rp 85 miliar, utang kepada provider visa Rp 9,7 miliar dan utang kepada 3 hotel di Arab Saudi sebesar Rp 24 miliar.
Jika ditotal dari tiga utang tersebut, untuk sementara total utang First Travel mencapai Rp 118,7 miliar. Jumlah yang sangat besar.
Baca juga:
PPATK sebut bos First Travel putar uang jemaah dalam bentuk valas
Polisi usut aset bos First Travel selain restoran mewah di Inggris
Kapok, nasabah pilih cari agen travel lain dibanding First Travel
Gugatan PKPU dikabulkan, ini kata nasabah First Travel
Ketika uang jemaah dipakai bos First Travel liburan dan beli sepatu