Fokus kerja untuk keluarga, Bripda Taufiq pilih menjomblo
"Sekarang nggak punya, dulu pernah punya tapi saya putusin," ujar Bripda Taufiq.
Bagi kebanyakan anak muda seusia Bripda Taufiq, urusan asmara kerap sumber kegalauan. Namun tidak Bripda Taufiq, dia mengaku ingin tetap melajang sampai dia bisa membiayai adik-adiknya hingga selesai sekolah.
"Fokusnya membiayai adik-adik sekolah dulu, bisa punya rumah yang layak untuk tinggal, kasian kalau harus begini terus," katanya saat berbincang-bincang dengan wartawan, Kamis (15/1).
Bripda Taufiq sendiri mengaku semula memiliki pacar ketika masih duduk di bangku kelas 3 SMK. Namun saat hendak mendaftar polisi, dia memutuskan hubungan dengan pacarnya tersebut demi berkonsentrasi pada tes masuk polisi.
"Sekarang nggak punya, dulu pernah punya tapi saya putusin," ujar polisi kelahiran tahun 1995 ini.
Untuk urusan gadis pujaan, dia pun tidak memiliki kriteria khusus. Dia hanya ingin kelak memiliki pasangan yang bisa mengerti dirinya. "Asal mau sama saya," guraunya.
Dia merasa lebih penting fokus pada keluarganya terlebih dahulu. Dia berencana dalam waktu dekat ini mencari kontrakan sederhana untuk ayah dan tiga adiknya.
"Kalau bulan depan sudah gajian kan gajinya di rapel, jadi kalau cukup saya mau cari kontrakan dulu, biar adik-adik bisa tidur enak, bisa belajar juga enak," tandasnya.
Bripda Taufiq sendiri sudah tinggal di kandang Sapi bersama dengan ayah dan tiga adiknya selama dua tahun. Karena rumahnya kecil, setiap hari ayahnya harus rela mengalah tidur di luar rumah. Sementara itu Taufik dan adik-adiknya tidur di dalam rumah.
Baca juga:
Setelah orangtuanya cerai, Bripda Taufiq setahun tak bertemu ibunya
Sudah mau dibelikan motor, Bripda Taufiq tak tau siapa itu Ahok
Tak punya uang, Bripda Taufiq selalu ditraktir makan oleh seniornya
Ahok tiba-tiba ingin telepon Bripda Taufiq setelah ramai diberitakan
Ahok mau belikan motor, Bripda Taufiq pikir-pikir terima bantuan
Ahok telepon Bripda Taufiq karena terharu perjuangannya jadi polisi