Fitra: Kunjungan anggota DPR ke Ukraina habiskan Rp 700 juta
Kalkulasi itu muncul, kalau Komisi I DPR juga singgah ke Turki.
Kunjungan kerja Komisi I DPR ke Ukraina diperkirakan menghabiskan uang rakyat ratusan juta rupiah. Forum Investigasi dan Transparansi Anggaran (Fitra) mengkalkulasi anggaran yang bakal digunakan mencapai Rp 709.734.000. Kalkulasi itu muncul, kalau Komisi I DPR juga singgah ke Turki.
"Komisi I untuk negara Turki selama 4 hari, akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 609.786.000, dengan sebanyak 6 orang anggota dewan tanpa staf dari DPR atau fraksi, dan tanpa mengikuti istri atau rombongan dari keluarga anggota dewan sendiri," kata Direktur Investigasi dan advokasi Fitra, Uchok sky Khadafi dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Rabu (3/4).
Dari angka Rp 609 juta itu, ongkos yang paling mahal diduga datang dari tiket pesawat. Menurut Uchok, untuk yang paling mahal harga tempat duduk eksekutif sebesar USD 9.449 untuk satu orang.
Kemudian dari Turki menuju Ukraina, lanjut Uchok, uang transport yang dihabiskan diprediksi mencapai Rp 99.948.000. Dengan catatan tanpa staf dari DPR atau fraksi, dan tanpa mengikuti istri atau rombongan dari keluarga.
"Kalau di Negara Ukraina hanya 3 hari, dan 6 anggota dewan," terangnya.
Dari angka Rp 99 juta itu, pengeluaran yang paling ketara berasal dari biaya tiket pesawat. Kalau anggota dewan naik pesawat Lufthansa dari Istanbul ke Kiev, akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 30.450.000 untuk 6 orang anggota dewan pulang pergi.
"Jadi, lebih baik keberangkatan enam anggota dewan ini dibatalkan saja. Oleh karena selama ini kebijakan DPR, kalau berangkat ke luar negeri dengan alasan pengawasan, akan dibatalkan," tutur Uchok.(mdk/has)