LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Firli Bahuri: Presiden Jokowi Tidak Pernah Intervensi KPK

Menurut Firli, tak ada kepentingan Presiden menyetir lembaga yang kini dia pimpin.

2019-12-30 15:09:37
KPK
Advertisement

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan tak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk Presiden Joko Widodo dalam menjalankan roda organisasi lembaga antirasuah 5 tahun ke depan.

"Enggak ada. Enggak ada. Saya katakan Presiden tidak pernah mengintervensi kinerja KPK," ujar Firli saat makan siang bersama awak media di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).

Menurut Firli, tak ada kepentingan Presiden menyetir lembaga yang kini dia pimpin. Firli mengatakan, sejak awal KPK berdiri, Firli yakin lembaga antirasuah tak bisa diintervensi oleh Presiden.

Advertisement

"Termasuk dengan kami. Termasuk dengan Dewan Pengawas. Presiden dengan jelas katakan bahwa presiden tidak pernah mengintervensi penegakan hukum oleh KPK," kata Firli.

Sebelumnya, peneliti ICW Kurnia Ramadhana menyebut jika KPK periode Firli cs adalah yang terburuk. Menurut Kurnia, Presiden Jokowi turut mensponsori buruknya lembaga antirasuah lantaran memilih Firli cs.

Advertisement

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango ikut angkat bicara soal hal tersebut. Dia menyebut Indonesia Corruption Watch (ICW) sangat 'luar biasa' dalam memberikan pandangan.

"Luar biasa ICW di era Bung Kurnia (Ramadhana). Mampu menilai kami sebagai yang 'terburuk' di saat kami belum bekerja," ujar Nawawi saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2019).

Nawawi menyebut demikian sekaligus menanggapi pernyataan peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam diskusi dengan tema Catatan Akhir Tahun ICW yang digelar pada Minggu, 29 Desember 2019.

Kurnia menyebut tahun 2019 sebagai tahun paling buruk bagi pemberantasan korupsi dan tahun kehancuran bagi KPK yang disponsori langsung oleh Presiden Joko Widodo dan juga anggota DPR periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Kurnia menyebut Istana dan DPR berhasil meloloskan lima figur pimpinan KPK yang dinilai ICW sebagai pimpinan terburuk sepanjang sejarah KPK karena dihasilkan dari proses seleksi yang banyak menuai persoalan.

"Sebaliknya bagi kami, ICW di era Bung Kurnia semakin luar biasa, hebat, paling cerdas. Paling benar, tapi insyaAllah pastinya kami tidak membutuhkannya (ICW) ke depan," kata Nawawi.

Nawawi memastikan, pimpinan KPK jilid V ini tak akan mau duduk bersama dengan anggota ICW. Baik dalam sebuah acara diskusi maupun acara lainnya di mana ICW juga menjadi tamu undangan.

"Jika nanti ada forum-forum yang mengundang kami dan juga melibatkan ICW Bung Kurnia di dalamnya, insyaAllah juga kami pastikan, kami tak akan ikut bersama dalam forum tersebut. Karena rasanya 'malu' kami yang 'terburuk' ini harus duduk berdiskusi dengan yang 'paling hebat', 'paling cerdas' seperti beliau," kata Nawawi.

Reporter: Fachrur Rozie

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.