LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Firasat keluarga AKBP Mito: Dapat ayam potong, baju dinas ditinggal & minta disuapi

AKBP Mito merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Karawang.

2018-11-06 18:56:54
Lion Air Jatuh di Karawang
Advertisement

Sekitar tujuh perwira polisi lulusan Akpol angkatan 1998 yang menyambut kedatangan jenazah almarhum AKBP Mito di area Kargo Bandara Ahmad Yani Semarang, Selasa (6/11) pukul 14.30 WIB. Mereka bahkan ikut menggotong peti mati yang berisi jenazah almarhum dari pesawat Batik Air bernomor penerbangan ID-6356 menuju ke mobil ambulans milik Polda Jateng yang terparkir di terminal kargo.

Di antara mereka ada Kapolres Brebes AKBP Sugiarto, Kapolres Pemalang AKBP Agus Setiawan, Kasubdit IV Ditintelkam Polda Jawa Tengah, AKBP Guki Ginting, Kapolres Demak AKBP Maesa Sugriwa, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, dan Kapolres dari Yogyakarta.

Kasubdit IV Ditintelkam Polda Jawa Tengah, AKBP Guki Ginting mengaku keluarga almarhum di Cepiring sempat mendapat firasat buruk sebelum Lion Air JT-610 jatuh di perairan Tanjung Karawang.

Advertisement

"Salah satunya memang keluarga pernah bermimpi mendapat ayam potong, itu pas sebulan lalu. Terus ketika dua minggu lalu pulang ke Kendal, pakaian dinasnya lengkap ditinggal di rumah begitu saja. Nah ketika sebelum kejadian, dia juga minta disuapin sama kakak iparnya," kata AKBP Guki Ginting saat ditemui di area bandara Ahmad Yani, Selasa (6/11).

Kapolres Pemalang AKBP Agus Setiawan mengatakan sebagai teman seangkatan almarhum saat sekolah di Akpol merasa sangat kehilangan. Sebab beliau dikenal baik.

"Tentunya banyak kenangan karena beliau dikenal pendiam namun figurnya sangat baik kepada siapapun. Satu lagi yang saya ingat, beliau itu juga gampangan. Artinya selalu menolong teman yang kesusahan," ujar Kapolres Pemalang AKBP Agus Setiawan.

Advertisement

Dikatakan rekan seangkatan yang berada di Jakarta juga menyambut kepergian almarhum mulai dari rumah sakit hingga keberangkatan jenazah menuju pesawat.

"Jadi rekan seangkatan Akpol semua ikut bantu prosesi dari evakuasi, rumah sakit sampai pemulasaran jenazah ke peti," kata Agus Setiawan.

Saat ini almarhum langsung dibawa pulang menuju kampung halamannya di Cepiring, Kendal. Keluarga dan teman dekat almarhum, kata dia ikut serta menjemput jenazah almarhum di bandara.

Rencananya Jenazah akan dimakamkan di dekat rumah orang tuanya di Dukuh Rejomulyo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal hari Rabu (7/11).

Baca juga:
CVR tak kunjung ditemukan, KNKT kesulitan usut penyebab kecelakaan Lion Air
KNKT temukan perbedaan indikator airspeed pilot & copilot PK-LQP
KNKT bersihkan barang pribadi korban Lion Air jatuh untuk diserahkan ke keluarga
Semangat Kabasarnas di tengah pengharapan keluarga korban Lion Air jatuh
Tangis keluarga korban pecah saat tabur bunga di lokasi jatuhnya Lion Air

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.