Final Piala Bhayangkara, Bobotoh Bekasi diimbau nobar di polsek
Penyebaran kelompok suporter dari Persija Jakarta maupun Persib Bandung cukup banyak di Kabupaten Bekasi.
Kepala Kepolisian Resor Kota Bekasi, Komisaris Besar Awal Chairudin mengimbau agar para suporter Persib Bandung di wilayahnya yang tak berangkat ke Jakarta menggelar nonton bareng di kantor polisi.
"Agar melaksanakan nonton bareng di sejumlah kantor polsek," kata Awal kepada merdeka.com, Sabtu (2/4).
Menurut dia, meskipun wilayahnya bukan Bandung maupun Jakarta, penyebaran kelompok suporter dari Persija Jakarta maupun Persib Bandung cukup banyak di Kabupaten Bekasi.
Karena itu, jika ada kegiatan nonton bareng yang tak terpantau oleh aparat kepolisian, dikhawatirkan terjadi bentrokan antar suporter. Mengingat hubungan dua suporter tersebut tidak harmonis.
"Meskipun yang bertanding bukan Persija," kata Awal.
Awal menambahkan, pihaknya akan menerjunkan sekitar 1.067 personel untuk mengamankan 103 titik di wilayahnya menjelang hingga berakhirnya pertandingan final antara Persib Bandung melawan Arema.
"Sebelum pengamanan dilaksanakan, didahului upaya cipta kondisi seluruh jajaran guna dukung kondusifnya pada hari H," katanya.
Pertandingan final Piala Bhayangkara di SUGBK besok menjadi perhatian polisi. Sebab, tim yang bertanding ialah Persib Bandung melawan Arema. Dimana suporter Persib yaitu Bobotoh merupakan seteru abadi supoter Persija Jakarta.
Hal ini rentan terjadi bentrokan karena tempat pertandingan di Jakarta, dimana Jakarta merupakan kandang dari The Jak Mania. Selain itu, hubungan Bobotoh dengan Aremania yang menjadi suporter Arema juga tak baik.
Baca juga:
Tour Batavia, ribuan Aremania diberangkatkan dari Balai kota Malang
1.750 Polisi Bekasi amankan jalur suporter Persib dan Arema ke GBK
Repotnya Polda Metro jamu Bobotoh di Final Piala Bhayangkara
Viking siap berbagi kursi dengan Aremania
Final Piala Bhayangkara, The Jakmania tak boleh datang ke GBK
Piala Bhayangkara, Rp 100 juta disiapkan untuk suporter klub tertib