FEBI UIN Alauddin Perkuat Jejaring Internasional Melalui Kolaborasi di Malaysia
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar memperluas penguatan jejaring internasional dengan mengirim kontingen ke Malaysia untuk berbagai agenda akademik dan kerja sama yang menarik.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas jejaring kerja sama internasional. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kiprah akademik serta kelembagaan di kancah global. Inisiatif strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di lingkungan fakultas.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, FEBI UIN Alauddin telah melepas kontingen Kelas Internasional. Kontingen ini terdiri dari perwakilan Program Studi S1 Akuntansi dan Magister Akuntansi Syariah, yang akan bertolak ke Malaysia pada tanggal 15 hingga 21 Mei 2026.
Delegasi ini mencakup tiga dosen, satu staf prodi S1 Akuntansi, satu mahasiswa Magister Akuntansi Syariah, serta delapan belas mahasiswa kelas internasional. Keberangkatan mereka bertujuan untuk mengikuti serangkaian kegiatan penting yang dirancang untuk memperkaya pengalaman akademik dan memperluas koneksi internasional.
Agenda Strategis di Malaysia
Kontingen dari UIN Alauddin Makassar memiliki jadwal padat selama kunjungan di Malaysia, mencakup berbagai agenda penting. Salah satu agenda utama adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Malaya Wales (UMW) Malaysia, yang menandai awal kolaborasi resmi antara kedua institusi. Selain itu, program student mobility juga akan dilaksanakan di UMW dan Universiti Kuala Lumpur (UniKL), memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di luar negeri.
Selain kerja sama kelembagaan, delegasi juga akan melakukan benchmarking program studi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dari perguruan tinggi mitra di Malaysia, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan metode pengajaran. Sesi guest lecturer bersama akademisi internasional juga dijadwalkan, memungkinkan pertukaran ilmu dan perspektif global di bidang ekonomi dan bisnis Islam.
Aspek kompetitif juga menjadi fokus kunjungan ini, dengan partisipasi dalam International Business Plan Competition (IBPC) dan lomba poster internasional. Keikutsertaan ini diharapkan dapat mengasah kemampuan mahasiswa dalam berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Lebih lanjut, dosen Program Studi Akuntansi FEBI UIN Alauddin Makassar bahkan mendapat kepercayaan sebagai juri internasional dalam ajang IBPC, menunjukkan pengakuan terhadap kompetensi mereka.
Tidak hanya berfokus pada akademik, kontingen juga akan melaksanakan international community service di Melaka dan Kuala Lumpur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencerminkan komitmen FEBI UIN Alauddin terhadap tanggung jawab sosial. Seluruh rangkaian agenda ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi riset bersama mitra perguruan tinggi di Malaysia, membuka peluang penelitian bersama yang lebih luas.
Visi Penguatan Akuntansi Syariah Global
Dekan FEBI UIN Alauddin, Prof. Dr. Amiruddin, menegaskan bahwa kegiatan internasional ini merupakan langkah nyata fakultas untuk meningkatkan kualitas akademik secara menyeluruh. Inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan standar pendidikan, tetapi juga bertujuan untuk memperkenalkan program studi Akuntansi Syariah UIN Alauddin Makassar di panggung dunia. Pengakuan global terhadap program studi ini menjadi salah satu target utama.
Prof. Amiruddin menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman akademik dan internasional yang tak ternilai bagi mahasiswa dan dosen. Partisipasi dalam berbagai agenda di Malaysia membuka wawasan baru serta memperkaya perspektif global. Hal ini sejalan dengan upaya fakultas untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki daya saing global.
Lebih lanjut, kunjungan ini juga menjadi ruang strategis untuk memperluas kolaborasi dan memperkuat posisi Akuntansi Syariah UIN Alauddin Makassar di tingkat internasional. Dengan menjalin kemitraan yang erat dengan institusi pendidikan di Malaysia, diharapkan dapat tercipta sinergi yang berkelanjutan. Sinergi ini penting untuk pengembangan kurikulum, riset, dan publikasi bersama yang relevan dengan perkembangan akuntansi syariah global.
Sumber: AntaraNews