Fayakhun: Nusron minta tidak dimasukan dalam tim pemenangan
Fayakhun: Nusron minta untuk tidak dimasukan dalam tim pemenangan. Fayakhun enggan berspekulasi mundurnya Nusron berkaitan dengan kinerjanya di BNP2TKI. Meski demikian Nusron berkomitmen memenangkan Ahok-Djarot meski tak masuk dalam tim.
Struktur tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat sudah mendaftar ke KPU DKI Jakarta pada (4/10) kemarin. Nama Nusron Wahid tidak masuk dalam tim pemenangan. Padahal sebelumnya, Nusron menjabat sebagai ketua tim pemenangan Ahok saat PDIP belum masuk.
Ketua DPD Partai Golkar, Fayakhun Andriadi mengatakan, alasan koleganya tidak masuk dalam tim karena permintaan Nusron sendiri. Permintaan itu disampaikan kepada Ketum Setya Novanto dan Ahok-Djarot.
"Itu maunya Pak Nusron, di depan ketua umum, di depan Ahok-Djarot. Dia menyatakan tetep bantu, tetap berjuang memenangkan Ahok-Djarot. Itu permintaan sendiri Pak Nusron untuk tidak dimasukan namanya," kata Fayakhun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10).
Meski demikian, Fayakhun enggan berspekulasi mundurnya Nusron berkaitan dengan kinerjanya di BNP2TKI. Fayakhun menyebut Nusron akan telah berkomitmen memenangkan Ahok-Djarot meski tak masuk dalam tim.
"Nah saya enggak tahu, gua enggak berani spekulasi. Kan dia komitmen di depan Ketum Golkar, di depan Ahok-Djarot dia komitmen. Bahwa saya tetap memenangkan Ahok-Djatot, tapi namanya enggak perlu ditulis," tegasnya.
Baca juga:
Popularitas terus naik, Agus Yudhoyono bakal rajin blusukan
Jadi jubir, ini yang akan dilakukan Ruhut buat menangkan Ahok-Djarot
Tak masuk tim pemenangan, Teman Ahok pilih kawal sejuta KTP
Politisi PDIP: Tidak ada salahnya ajak Ruhut masuk tim Ahok-Djarot
Ruhut: Kalau perlu mundur ya mundur, tapi aku mau tetap di Demokrat
Pesan SBY ke Agus, jauhi fitnah dan kedepankan politik beretika
Ahok sebut visi misinya tak berbeda dengan 4 parpol pendukung