Fasilitas memadai, Pemkot Bekasi siap terapkan full day school
Kepala Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, penerapan sistem ini dilakukan karena sejumlah sarana dan prasarana di wilayah setempat cukup mendukung kebijakan tersebut.
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, tidak menolak kebijakan sekolah delapan jam atau full day school dari pemerintah pusat. Bahkan mereka telah mulai menerapkan sistem tersebut semenjak 2014 silam.
Kepala Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, penerapan sistem ini dilakukan karena sejumlah sarana dan prasarana di wilayah setempat cukup mendukung kebijakan tersebut.
"Untuk jenjang SMP Negeri, kami sudah menerapkan sejak 2014 lalu," katanya, Senin (14/8).
Dia menambahkan, mayoritas SMP Negeri di Kota Bekasi sudah tidak ada yang menerapkan sistem sekolah dengan dua shift. Sebab sistem full day school tidak bisa diterapkan pada sekolah yang menerapkan dua shift karena terbentur sarana dan prasarana.
"Kalau untuk sekolah dasar belum bisa, karena masih banyak yang dua shift. Sebab, satu gedung masih banyak dipakai dua sekolah," jelasnya.
Ali mengungkapkan, secara bertahap pemerintah daerah berupaya menambah gedung baru bagi sekolah dasar. Sehingga, tak ada lagi satu gedung dipakai untuk dua sekolah dasar.
Baca juga:
Jokowi akan terbitkan Perpres Pendidikan gantikan 'full day school'
Demo tolak Full Day School nyanyi 'bunuh menterinya' disorot KPAI
PKB ikut-ikutan, isu full day school dinilai politis
'Bunuh menteri' di demo full day school tak cerminkan akhlaq santri
PPP nilai program sekolah lima hari tak bisa bentuk karakter siswa