Faisal Amir Kritis, Universitas Al Azhar Bentuk Tim Investigasi
Faisal saat ini dirawat di RS Pelni, Petamburan, Jakarta. Faisal mengalami pendarahan di otak dan mengalami retak tulang di bagian kepalanya.
Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Prof Asep Saifuddin mengatakan pihaknya segera membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus penganiayaan mahasiswanya yang saat ini sedang kritis akibat aksi demonstrasi yang berakhir ricuh di Jakarta, Selasa (24/9).
"Saat ini kami sedang rapat dan dalam waktu dekat akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus ini," ujar Asep di Jakarta, Rabu.
Asep menambahkan pihaknya juga sedang mempersiapkan bantuan apa saja yang nantinya akan diberikan kepada mahasiswa tersebut.
Sejumlah mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, ikut serta dalam aksi unjuk rasa menuntut agar agenda reformasi dituntaskan dan menunda pengesahan sejumlah RUU bermasalah.
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Al Azhar tersebut, Faisal Amir (21), kritis setelah mengalami luka serius saat aksi demonstrasi yang berlangsung pada Selasa sore itu.
Faisal saat ini dirawat di RS Pelni, Petamburan, Jakarta. Faisal mengalami pendarahan di otak dan mengalami retak tulang di bagian kepalanya.
Faisal juga mengalami patah di bahu kanan, dan memar di bagian dada, tangan, dan lengan kanannya.
Baca juga:
Ricuh Demo di DPR, Mahasiswa Universitas Al Azhar Kritis Akibat Tengkorak Retak
Polisi Amankan 94 Orang Terkait Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPR
Aksi Demo Mahasiswa Depan Gedung DPR Menyisakan Sampah 17 Ton
Direktur RS Pelni: 3 Korban Demonstrasi Mahasiswa Masih Dirawat
MUI Minta Polisi Jangan Pukuli dan Injak-Injak Mahasiswa yang Demo
Usai Demo Berujung Ricuh di DPR, Tembok Dipenuhi Coretan dan Sampah Berserakan