Faisal, tukang koran yang ikut nyawer untuk gedung KPK
Faisal mengaku sehari-hari mendapat untung sampai Rp 50 ribu.
Berbagai kalangan ramai-ramai nyawer untuk gedung baru KPK. Mulai dari pejabat hingga pedagang turut menyumbang dengan nominal yang berbeda-beda.
Siang ini, seorang pedagang koran bernama Faisal ikut memberikan sumbangan. Meski jumlahnya tak seberapa Faisal berharap uangnya bermanfaat untuk KPK.
"Jumlahnya sedikit sih nggak banyak sekitar Rp 6.000, ini dari hasil jualan koran," katanya saat mengantarkan uang di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta, Selasa (3/7).
Faisal mengaku ikhlas menyumbangkan sedikit pendapatannya untuk gedung baru lembaga antikorupsi itu. Dia mengaku, dorongan menyumbang gedung KPK muncul tanpa paksaan.
"Saya ikhlas, ini inisiatif pribadi saya untuk mendukung gedung baru KPK untuk membersihkan korupsi di Indonesia," ungkapnya.
Biasanya sehari-hari Faisal berjualan koran di belakang gedung KPK. Untuk usahanya ini, Faisal mengaku sehari-hari mendapat untung sampai Rp 50 ribu.
Uang itu digunakannya untuk membiayai kehidupan keluarganya.
"Hari ini enggak apa-apalah uang hidup berkurang sedikit," tandasnya.(mdk/lia)