LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Faik telan cincin batu akik dan baru keluar tiga hari kemudian

Ayah Faik sempat panik. Dia hanya bisa menunggu cincin akik itu keluar saat anaknya buang air besar.

2015-04-22 17:49:54
Batu Akik
Advertisement

Seorang anak berusia delapan tahun di Kota Batam, Kepulauan Riau, Faik, tidak sengaja menelan batu akik. Beruntung batu itu bisa dikeluarkan setelah tiga hari berada di dalam tubuhnya.

Ayah Faik, Rofik Mukhsinin di Batam menyampaikan, peristiwa itu bermula pada Sabtu (18/4) sore. Saat itu anaknya tengah bermain dengan cincin titanium bertahta batu akik warna merah.

"Sabtu sore, anak saya main-main bersama cincinnya. Itu cincin memang punya dia. Entah bagaimana, cincin dengan batu akik itu tertelan, dia langsung teriak-teriak," kata Rofik seperti dilansir dari Antara, Rabu (22/4).

Saat itu juga Rofik langsung membalikkan badan anaknya ke bawah, berharap cincin akik seharga Rp 70 ribu itu bisa keluar. Dia juga berupaya membuat anaknya memuntahkan cincin batu itu, tapi upaya itu juga gagal.

Karena upayanya gagal, Rofik lantas membawa Faik ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Setelah diperiksa dengan rontgen, diketahui batu akik sudah berada di dalam lambung.

"Untungnya sudah masuk lambung. Kata dokter, yang bahaya itu kalau sampai nyangkut di tenggorokan, itu bisa mengganggu pernapasan," tambah Rofik.

Rofik mengatakan, menurut paparan dokter biasanya jika sebuah benda sudah masuk ke lambung, bisa dikeluarkan melalui tinja ketika buang air besar. Dokter hanya menyarankan agar Rofik menjaga Faik di rumah, sambil menunggu batu akik itu ke luar. Setelah menunggu tiga hari, akhirnya batu itu keluar bersama dengan kotoran.

"Anak saya memang agak susah BAB, bisa dua hari sekali. Saat periksa Selasa pagi, batu akik sudah sampai anus, tinggal menunggu ke luar. Dan Alhamdulillah batu keluar pada Selasa sore," ucap staf Humas Pemprov Kepri itu.

Menurut Rofik, tidak ada perubahan pada anaknya selama cincin batu akik itu berada di lambung hingga akhirnya ke luar.

"Dia biasa-biasa saja, tetap main, berlari-larian seperti biasa. Sewaktu buang air besar juga biasa," tambah Rofik.

Ditemui di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Chandra Rizal, meminta orang tua berhati-hati saat anak mereka bermain supaya kejadian serupa tidak berulang. "Memang kalau tertelan tidak bahaya, bisa keluar melalui kotoran, tapi kasihan anaknya. Orang tua harus hati-hati," kata Chandra.

Chandra juga menyoroti alasan orang tua Faik memberikan anaknya cincin batu akik. "Lagi pula, apa pantas anak kecil sudah memakai batu akik?" tanya Chandra.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.