LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fahri sebut Lapas di RI malah jadi tempat merusak orang

"Di Indonesia kadang ada orang yang memberikan warning, hati-hati sama orang yang sudah dipenjara," katanya.

2016-07-18 11:39:39
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai citra lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia sangat perlu dibenahi secara menyeluruh. Dirinya menilai jika saat ini Lapas bukan lagi sebagai tempat pemasyarakatan, tapi justru menjadi tempat merusak orang.

Selain itu, Fahri juga mengkritik mengenai aspek kapasitas Lapas yang ada di Indonesia. Di mana banyak yang sudah melebihi kapasitas sewajarnya dalam menampung para narapidana.

"Sudah enggak kayak manusia, orang di situ tidak dilatih kembali jadi manusia, tapi dirusak," kata Fahri di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (18/7).

"Di Indonesia kadang ada orang yang memberikan warning, hati-hati sama orang yang sudah dipenjara," katanya menambahkan.

Di samping itu, Fahri juga menekankan bahwa sebenarnya konsep lembaga pemasyarakatan bukanlah berbentuk penjara seperti yang ada saat ini. Melainkan, sebuah tempat yang menyediakan fasilitas yang tenang, agar para napi bisa belajar menjadi orang yang lebih baik.

"Makanya di luar (negeri) namanya correction department, tempat mengoreksi. Makanya kalau melihat orang jadi tambah nakal, peredaran narkotika luar biasa, orang nyogok, memang akan jadi begitu," ujarnya.

Lebih lanjut, Fahri mengatakan bahwa tidak semua pembuat kesalahan harus dipenjarakan. Sebab, masih ada cara lain seperti pemberian grasi, atau bentuk hukuman lainnya seperti pembayaran kompensasi atas kesalahannya tersebut.

"Ada konsep yang lebih baru lagi, orang-orang nggak perlu ditahan. Suruh kompensasi saja dengan membayar. Kalau nggak punya tempat, jangan masukkin orang ke Lapas, lakukan terobosan," kata Fahri.

"Makanya dulu kami usulkan UU grasi. Cuma kita ini ada dendam. Orang kalau salah pengen kita bikin jera. Akhirnya lihat orang susah dipenjara kayaknya senang," pungkasnya.

Baca juga:
LP Muaro sudah terlampau sesak, satu sel diisi 95 orang
Over kapasitas, Rutan Tanjung Redeb tolak tambahan tahanan polisi
Kemenkum HAM bangun Lapas baru di Nusakambangan untuk teroris
Penjara mengkhawatirkan, 477 lapas & rutan diisi 192.767 napi
1 Napi Lapas Cebongan berhasil dibekuk saat menuju rumah
Bilik asmara di penjara tak jadi prioritas

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.