LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fahri Hamzah tak berani bocorkan nama calon pimpinan DPR dari PDIP

Pelantikan penambahan pimpinan Wakil Ketua DPR dari PDIP hari ini (14/2) ditunda. Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pelantikan itu ditunda karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berada di Maluku.

2018-02-14 17:00:00
PDIP
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku telah mengetahui nama calon Wakil Ketua DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun dia masih enggan mengungkapkannya.

"Enggak berani sebut. Ada nama tapi enggak berani," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2).

Dia juga sempat mengatakan beberapa alasan terkait ditundanya pelantikan Wakil Ketua dari PDIP yang direncanakan hari ini (14/2). Menurutnya pelantikan batal karena Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang di dalamnya mengatur tentang penambahan kursi pimpinan dan baru saja disahkan DPR belum di Undang-Undangkan oleh pemerintah.

Advertisement

"Nomor UU belum ada, kami tunggu itu dari Setneg (Sekretariat Negara)," ujarnya.

Selain itu, DPR juga masih menunggu Presiden JOkowi dan beberapa menteri terkait untuk bisa hadir di pelantikan Wakil Ketua DPR.

"Tentu Presiden dan para menterinya berhalangan maka kami tunggu di awal masa sidang, tanggal 5 Maret kami lantik," tandasnya.

Advertisement

Pelantikan penambahan pimpinan Wakil Ketua DPR dari PDIP hari ini (14/2) ditunda. Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pelantikan itu ditunda karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berada di Maluku.

"Hari ini seharusnya ada pelantikan Wakil Ketua DPR dari PDIP tetapi karena dan masalah teknis Presiden masih ada kongres di Maluku," kata Bambang dalam Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2).

Baca juga:
Presiden Jokowi didesak revisi UU MD3 & copot Menkumham Yasonna Laoly
Ketua DPR: Jadikan kritik masyarakat sebagai vitamin
Sekjen PAN: Masyarakat yang tak puas pada UU MD3 bisa gugat ke MK
Revisi UU MD3 belum diundangkan, pelantikan pimpinan tambahan DPR ditunda
'UU MD3 nafsu berkuasa DPR'

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.