LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fahri Hamzah sebut ada perusahaan BUMN monopoli vaksin impor

Lanjut Fahri, masih ada 4 perusahaan lain mengontrol distribusi vaksin yang dihadirkan oleh BUMN itu.

2016-07-18 11:24:12
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku memiliki informasi dari sejumlah dokter bahwa ada salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memonopoli pengadaan vaksin impor. Hal ini diutarakannya, lantaran kecewa dengan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Kesehatan RI, yang lebih memilih untuk menindak tegas 14 Rumah Sakit pengguna vaksin palsu daripada mengungkap BUMN pemonopoli jalur distribusinya.

"Saya enggak tau pasti, yang pasti namanya ada farma-farmanya," kata Fahri di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (18/7).

Selain itu, lanjut Fahri, masih ada 4 perusahaan lain mengontrol distribusi vaksin yang dihadirkan oleh BUMN itu. "Kenapa ada barang monopoli yang tiba-tiba menyebar dan bisa dipalsukan," ujarnya menyesalkan.

Fahri mengatakan, lembaga pengawas seperti Kemenkes dan Badan POM harus lebih bertanggung jawab terhadap kasus ini, dengan mencari inti permasalahannya.

Dirinya menilai, upaya pemerintah untuk menutup rumah sakit hanyalah masalah di hilir yang tidak dapat menyelesaikan seluruh rangkaian kasus vaksin palsu ini.

"Lembaga-lembaga pengawas, Kemenkes dan BPOM harus segera melaporkan dimana terjadi. Jangan Rumah Sakit dikorbankan. Menurut saya tidak fair. Kadang RS kebobolan karena di atas tidak mengawasi," ujar Fahri.

"Pemerintah jangan sok jago. Kesalahan jangan dilimpahkan ke pihak lain. Membubarkan Rumah Sakit kan konsekuensinya besar. Pemerintah seharusnya nyalahin diri sendiri dulu. Jangan mengorbankan pelayanan publik," pungkasnya.

Baca juga:
Pascakasus vaksin palsu, pintu utama RS Harapan Bunda ditutup
Jokowi sebut kasus vaksin palsu momentum reformasi farmasi
Tutup semua pelayanan, RS Harapan Bunda hanya layani IGD
RS Elisabeth Bekasi dijaga ratusan polisi diduga soal vaksin palsu
Minim info vaksin ulang, pasien ngamuk lagi di RS Harapan Bunda
Presiden Jokowi sidak vaksinasi ulang di Puskesmas Ciracas

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.