LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fahri Hamzah Minta Jokowi dan Prabowo Hadir dalam Reuni 212

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hadir dalam reuni akbar Alumni 212 yang diselenggarakan awal Desember nanti. Fahri ingin acara itu membawa suasana persatuan.

2018-11-29 14:00:00
Reuni Aksi 212
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hadir dalam reuni akbar Alumni 212 yang diselenggarakan awal Desember nanti. Fahri ingin acara itu membawa suasana persatuan.

"Saya hadir, saya berharap semua hadir Pak Jokowi kalo bisa hadir Pak Prabowo hadir Pak Ma'ruf sama Pak Sandi hadir menemani satu kegiatan yang penting karena yang ingin kita rayakan adalah persatuan ya. Upaya kita untuk menjaga agar bangsa kita tetap bersatu meski pun kita mempunyai perbedaan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11).

Fahri ingin acara reuni 212 sebagai momentum festival yang dirayakan sebagai kegembiraan bersama dan tak perlu diberi makna negatif. "Saya kira lebih baik hadir. Saya sendiri hadir tidak dikasih kesempatan berbicara pun tidak ada masalah yang penting saya datang," ucapnya.

Advertisement

Politikus yang dipecat PKS itu tak setuju bila reuni 212 dianggap agenda politik. Maka dari itu para kandidat capres-cawapres hadir untuk memamerkan suasana damai jelang Pemilu 2019. Dia ingin reuni 212 diberi makna positif dan penghormatan secara bersama. Sebab jutaan orang bakal hadir di acara tersebut.

"Saya bilang ini semacam festival perayaan persamaan merayakan perdamaian di antara kita. Santai kasih pemahaman di situ. Kalo saya sih jadi capres ya yang dicurigai misalnya itu akan merugikan itu saya dateng malah cerita di situ," ucap Fahri.

"Siapa tau bisa jadi tempat simpati orang juga kalo disuruh ngomong. Ya ngomong dong apalagi Pak Jokowi memang presiden kita kan, dia masih jadi presiden hari ini. Dateng ngomong 'saya terima kasih saya mohon maaf kalo kemarin kalo ada salah salah' kan bisa juga begitu," tambahnya.

Advertisement

Politikus asal Sumbawa NTB itu meminta para pihak tidak tegang dengan berlangsungnya reuni 212. Dia yakin dalam acara itu tidak ada ujaran kebencian dan kampanye politik.

"Jangan takut kadang kadang takut. Takut tuh hanya ada di backmind itu traumatik saja. Gak ada yang kita takuti semua tuh gak ada. Makanya jangan bikin trauma trauma negara itu bikin tenang negara itu jangan bikin musuh. Orang semua damai-damai aja lah," pungkasnya.

Baca juga:
Belum Tentu Hadir, Sandiaga Yakin Reuni 212 Bukan untuk Kepentingan Politik
2.700 Personel Brimob Disiapkan Amankan Aksi Damai Alumni 212
Sohibul Iman Minta Kader PKS Ikut Menyukseskan Reuni Alumni 212
Keberatan Reuni Alumni 212, Caleg PDIP Kapitra Mau Bikin Aksi Tandingan
Akun Facebook Polresta Samarinda Diretas, Muncul Tulisan 212 Ajang Minta Sumbangan
Alumni 212 Sebut Prabowo-Sandi Akan Hadiri Reuni di Monas, Jokowi-JK Diundang

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.