LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fahri Hamzah: Kita tidak boleh mempersoalkan agama, suku dan golongan

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyambut baik sikap Sukmawati Soekarnoputri yang meminta maaf kepada publik mengenai puisi yang menyinggung adzan dan cadar. Apalagi puisi itu diekspresikan di depan publik.

2018-04-05 13:19:19
Sukmawati Soekarnoputri
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyambut baik sikap Sukmawati Soekarnoputri yang meminta maaf kepada publik mengenai puisi yang menyinggung adzan dan cadar. Apalagi puisi itu diekspresikan di depan publik.

"Iya tentu saya menyambut baik. Harus dengan kesadaran bahwa memang ada kesalahan dalam ekspresi publik sifatnya," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).

Tak hanya itu, dia menyebut sosok Sukma juga melekat dengan nama besar Bung Karno. Fahri mengimbau, masyarakat lebih hati-hati agar tidak menyinggung soal suku, agama, ras dan antar golongan atau SARA.

Advertisement

"Suku, agama, ras antar golongan itu enggak bisa diganggu. Kita tidak boleh mempersoalkan agama, mempersoalkan suku, golongan," papar dia.

Sedangkan mengenai laporan di Bareskrim Mabes Polri, Fahri enggan berkomentar lebih jelas. Dalam dunia hukum, lanjut dia, laporan tersebut dapat dicabut ataupun tidak.

"Mudah-mudahan menjadi kesadaran umum dan permohonan maaf itu satu pertanda baik juga bahwa yang bersangkutan menyesali perbuatannya," jelas Fahri.

Advertisement

Sebelumnya, setelah sempat menghilang usai puisinya menuai pro dan kontra, Sukmawati pun akhirnya memberi klarifikasi. Selain meminta maaf kepada masyarakat, Sukmawati menjelaskan kalau dirinya tidak mempunyai niat menghina umat Islam lewat puisi tersebut.

"Saya mewakili pribadi, tidak ada niatan untuk menghina umat Islam Indonesia dengan puisi 'Ibu Indonesia'," kata Sukmawati di Restoran Warung Daun, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Putri proklamator Bung Karno itu mengatakan, dirinya adalah seorang muslim yang bersyukur dan bangga dengan keislamannya. Dia juga menuturkan dididik oleh ayahnya, Sukarno, dengan jiwa Islam.

"Saya adalah seorang muslimah yang bersyukur dan bangga akan keislaman saya," kata Sukmawati.

Reporter: Ika Devianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Cak Imin ajak Sukmawati Soekarnoputri pelajari Islam lebih dalam
Politisi NasDem sebut Sukmawati minta maaf tanda berani mengakui kesalahan
Alumni 212 tutup pintu maaf, kasus hukum puisi Sukmawati jalan terus
Sukmawati sudah minta maaf, Bamsoet minta publik maafkan
Meski sudah minta maaf, Sukmawati kembali dilaporkan ke polisi
Sukmawati dilaporkan, Polda Metro upayakan selesai secara musyawarah
Waketum Demokrat: Kami juga sangat menyayangkan puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.