Fadli Zon tegaskan tak takut dilaporkan PSI karena postingan 'Potong Bebek Angsa'
Wakil Ketua DPR ini menambahkan, lirik lagu potong bebek angsa yang diubah dengan membawa nama PKI hanya untuk mengingatkan bahwa partai tersebut sudah dilarang oleh Undang-Undang.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengaku tidak takut dilaporkan atas unggahan video dengan judul 'Wah keren Goyang Bebek Angsa'. Fadli dilaporkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) karena diduga menyebarkan SARA dan berita bohong.
"Saya enggak takut sedikit pun. Kalau misalnya memang ada mau kriminalisasi saya hadapi mau sampai di ujung mana gitu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/9).
Fadli beranggapan video tersebut sama sekali tidak melanggar UU ITE. Video tersebut, kata Fadli, merupakan bagian dari kreativitas dan kebebasan berpendapat.
"Saya mencuitkan itu sebagai bagian dari ekspresi saya sependapat dengan ini bagian dari kreatif," ungkapnya.
Wakil Ketua DPR ini menambahkan, lirik lagu potong bebek angsa yang diubah dengan membawa nama PKI hanya untuk mengingatkan bahwa partai tersebut sudah dilarang oleh Undang-Undang.
"Soal PKI kan PKI jelas itu adalah partai terlarang. Sebagai partai terlarang kewaspadaan terhadap itu harus terus didengungkan, ada TAP MPRS Nomor 25 tahun 1966, ada UU Nomor 27 Tahun 1999," ucapnya.
Sebelumnya, PSI Rian Ernest Tanudjaja melaporkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon ke Bareskrim Polri terkait unggahan video di akun media sosial twitter milik Fadli.
"Saya Ernest, kader dari PSI ingin melaporkan saudara Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ke polisi," ujarnya di Bareskrim Polri.
Baca juga:
Fadli Zon dilaporkan ke Bareskrim terkait postingan 'Potong Bebek Angsa'
Yenny Wahid dukung Jokowi, Fadli Zon sebut suatu hal yang biasa
Rizieq Shihab dicegah ke Malaysia, Fadli Zon surati Presiden Jokowi hingga Menlu
Dicegah ke Malaysia, Habib Rizieq disarankan pulang oleh Ketua DPR
Fadli Zon: Go PrabU yang minta ketemu Prabowo Subianto
Arab Saudi cegah Habib Rizieq Shihab pergi ke Malaysia