LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fadli Zon soal spanduk Mega disebut Presiden: Itu biasa, kayak dubes

Spanduk tersebut tak dapat diartikan bahwa Megawati Soekarnoputri masih dianggap sebagai Presiden.

2015-10-13 13:55:41
Megawati
Advertisement

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menilai tak ada yang perlu dipersoalkan dari tulisan di spanduk 'Selamat datang Presiden Megawati Soekarnoputri. Dia beralasan, hal yang biasa seseorang yang sudah tak menjabat, tetapi tetap disebut saat masih menjabat.

"Itu biasa kayak duta besar, selamat datang. Untuk Presiden, Dubes walaupun pensiun tetap disebut itu (jabatan)," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/10).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga tak sepakat apabila spanduk tersebut diartikan bahwa Megawati Soekarnoputri masih dianggap sebagai Presiden.

"Jadi itu biasa, bukan mengakui dia (Megawati) masih Presiden," ujarnya.

Seperti diketahui, Spanduk di pintu pusat informasi wisata dan bisnis Indonesia di Kota Busan, Korea Selatan, jadi perbincangan pengguna Internet di tanah Air. Dalam spanduk itu tertulis "Selamat datang Ibu Presiden Megawati Soekarnoputri di Busan Indonesia Centre!"

Padahal diketahui, Presiden Indonesia saat ini adalah Joko Widodo. Sontak, spanduk ini memicu perdebatan. Ada netizen mengingatkan KBRI Seoul, menanyakan maksud pemasangan spanduk untuk acara bertanggal 18 Oktober mendatang. "Sungguh terlalu," tulis akun twitter @siturtm.

Akun facebook Arkian Damaris juga mengingatkan bahwa Megawati tidak perlu ditulis dengan embel-embel presiden. "Karena sekarang Presiden Republik Indonesia adalah Joko Widodo."

Ada pula akun yang justru menjadikan gambar ini ejekan untuk Presiden Jokowi. Megawati, selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, setahun terakhir dituding politikus oposisi lebih dominan dalam pengambilan kebijakan politik dibanding RI-1.

Baca juga:
Gerindra soal Mega disebut Presiden: Harusnya Jokowi tersinggung
Spanduk di Korsel sebut Megawati Presiden RI dibuat dosen
Spanduk di Korsel sebut Megawati Presiden RI, KBRI minta dicopot

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.