LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fadli Zon Soal Pembunuhan di Papua: Pemerintah Gagal Jamin Keamanan Warga

Fadli Zon Soal Pembunuhan di Papua: Pemerintah Gagal Jamin Keamanan Warga. Menurut Fadli, ini bukan kali pertama gerakan separatis melakukan teror dalam bentuk penembakan. Kata dia, kejadian yang sama pernah juga terjadi pada November 2017.

2018-12-05 10:34:13
Penembakan Papua
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fadli Zon angkat bicara terkait pembunuhan 31 pekerja proyek PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan distrik di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua. Menurutnya kejadian itu bagian dari aksi teror gerakan separatis.

Dia pun menilai pemerintah gagal dalam memberantas gerakan separatis di kawasan tersebut. "Pemerintah telah gagal memberangus mereka dan menjamin keamanan warga negara kita sendiri," kata Fadli di dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/12).

Menurut Fadli, ini bukan kali pertama gerakan separatis melakukan teror dalam bentuk penembakan. Kata dia, kejadian yang sama pernah juga terjadi pada November 2017.

Advertisement

"Sebelumnya tahun lalu ada penyanderaan oleh teroris separatis ini pada November 2017. Pernah terjadi penembakan terhadap empat pekerja di wilayah Sinak, Papua. Rentetan peristiwa ini, perlu respon tegas dari pemerintah," ungkapnya.

Lanjutnya peristiwa ini menjadi salah satu bukti betapa pentingnya pelibatan ekstra aparat keamanan di Papua. Pasalnya, Papua memiliki medan yang khusus.

"Karena itu, pengerjaan proyek di Papua semestinya juga mendapat pengawalan keamanan ekstra. Dalam hal ini, pemerintah bisa melibatkan TNI dalam pengawalan kegiatan pembangunan di Papua," ujarnya.

Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan, kelompok separatis di Papua tidak hanya piawai menggunakan senjata. Tetapi juga lihai melakukan upaya diplomasi terhadap negara lain untuk bisa memberikan dukungan pada Papua Merdeka.

"Mereka menyebarkan hoaks terkait pelanggaran hak asasi manusia. Counter dari pemerintah sangat minimalis. Sebagai contoh, di Inggris mereka berhasil meyakinkan sejumlah anggota parlemen Inggris khususnya dari Partai Buruh untuk mendukung Papua Merdeka," tuturnya.

Fadli mengingatkan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk tegas dan proaktif terhadap penanganan masalah di Papua.

"Selain dibutuhkan ketegasan tindakan aparat keamanan di lapangan, sikap diplomasi pemerintah terhadap isu Papua juga harus lebih ofensif. Ini salah satu catatan penting," ucapnya.

Baca juga:
Waktu Tempuh ke Lokasi Pembunuhan di Papua Butuh 12 Jam Via Jalur Darat
IPW Desak Polda Papua Pastikan Jumlah Korban Pembunuhan di Papua
Pemberontak di Papua Bunuh Pekerja, DPR Minta Pemerintah Berantas, Tak Usah Negosiasi
Identitas 12 Warga Selamat dari Serangan Brutal Pemberontak di Papua
Hari ini, Korban Pemberontak di Yigi dan Puncak Gunung Tabo Papua Dievakuasi
Deretan Pasukan Elite TNI yang Cocok Memburu Pemberontak Papua

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.