LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fadli Zon minta tim independen diperpanjang ungkap testimoni Fredi

Fadli Zon minta tim independen diperpanjang ungkap testimoni Fredi. Anggota tim independen, Hendardi membeberkan alasan tim belum berhasil menemukan bukti atau fakta adanya keterlibatan pejabat Polri, TNI dan BNN dalam bisnis haram Fredi karena waktu yang terbatas.

2016-09-16 17:27:10
Testimoni Fredi Budiman
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Kapolri untuk menambah masa kerja tim independen pencari fakta bentukan Polri untuk mengungkap kebenaran testimoni terpidana mati Fredi Budiman. Alasannya, karena belum maksimalnya kinerja tim dalam mengungkap aliran dana dan keterlibatan pejabat Polri, TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam testimoni Fredi.

"Kita kasih waktu lagi, apa susahnya. Kok masalah waktu yang dipermasalahkan. Saya alasan itu enggak masuk akal," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/9).

Fadli ingin agar tim independen membuka sejelas-jelasnya testimoni Fredi yang diduga melibatkan aparat dalam bisnis narkoba. Jika berhasil diungkap, dia berharap polisi menindak tegas petugas yang terlibat.

Advertisement

"Harusnya diungkap. Selama ini kan kita mendengarkan hanya desah desus itu. Jadi ini juga dari pihak kepolisian sudah membuat tim, BNN dan sebagainya. Jangan sampai ini ditutup-tutupi. Mereka oknum-oknum yang terlibat harus ditindak secara hukum," tegasnya.

Sebelumnya, anggota tim independen, Hendardi membeberkan alasan tim belum berhasil menemukan bukti atau fakta adanya keterlibatan pejabat Polri, TNI dan BNN dalam bisnis haram Fredi. Dia berdalih, waktu yang diberi kepada tim independen cukup singkat.

"TPF memiliki keterbatasan sebagai berikut, waktu kerja 30 hari," kata Hendardi di PTIK, Jakarta, Kamis (15/9).

Advertisement

Kemudian, pengumpulan informasi terkait pertemuan Koordinator KontraS Haris Azhar dengan Fredi yang dinilai Hendardi cukup terbatas.

"Mulai, dari masalah pleidoi, dugaan adanya aliran dana Rp 90 miliar ke pejabat Polri, dugaan keterlibatan anggota Polri dalam bisnis narkoba, dan pemeriksaan terhadap video testimoni Fredi," ucap dia.

Bukan hanya itu, rentang waktu pertemuan antara Haris dan Fredi dengan testimoni yang disebar ke media sosial terlalu jauh. Sehingga tim independen kesulitan menemukan petunjuk awal untuk mengungkap fakta-fakta dari testimoni tersebut.

"Tidak adanya petunjuk awal sebagai dasar pencarian fakta," pungkas Hendardi.

Baca juga:
Kapolri janji tindaklanjuti perwira terima aliran dana narkoba
Ini perwira Polri penerima ratusan juta dari bandar narkoba Akiong
Polri akan mediasi Haris Azhar dengan TNI & BNN soal testimoni Fredi
Testimoni Fredi, tim temukan kasus tukar kepala hingga jaksa pemeras
Ini dalih TPF belum temukan fakta Polri, TNI & BNN terima uang Fredi

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.