LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fadli Zon: Kita jelas kutuk terorisme, itu tindakan biadab!

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengutuk keras aksi penikaman dua anggota Brimob dekat Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat, (30/6) lalu. Menurutnya, aparat penegak hukum harus mengusut tuntas otak pelaku penikaman tersebut.

2017-07-03 16:15:01
Fadli Zon
Advertisement

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengutuk keras aksi penikaman dua anggota Brimob dekat Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat, (30/6) lalu. Menurutnya, aparat penegak hukum harus mengusut tuntas otak pelaku penikaman tersebut.

"Perlu diungkap siapa pelaku, siapa yang ada di belakangnya, siapa yang menjadi dalang dari tindakan tersebut. Ini sesuatu yang sudah terjadi tetapi perlu dikaji lagi persoalan yang melatarbelakanginya kenapa seberani itu melakukan teror kepada petugas," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (3/7).

Menurut Politisi Partai Gerindra itu pelaku teror yang terus menyasar anggota Polri perlu menjadi bahan introspeksi.

"Sasaran dari tindakan teror belakangan ini adalah aparat penegak hukum dalam hal ini polisi tentu harus menjadi evaluasi juga dari Polri sendiri. Kita jelas mengutuk tindakan terorisme apalagi belakangan ini dilakukan di dekat rumah ibadah, di masjid, saya kira ini tindakan yang biadab," tegasnya.

Fadli juga menambahkan mengapa aparat kepolisian yang menjadi sasaran para terorisme. Hal itu harus diusut dengan tuntas dan diberi hukuman yang maksimal.

"Disisi lain kita juga harus melihat kenapa yang menjadi sasaran itu aparat kepolisian? Ini juga mungkin karena dianggap sebagai ancaman atau masalah. Saya kira ini menjadi bahan pertimbangan, terorisme harus kita berantas tapi disisi lain penegakan hukum harus adil," pungkasnya.

Seperti diketahui, AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful Bachtiar ditusuk setelah menunaikan salat isya di Masjid Falatehan, Jaksel, sekitar pukul 19.40 WIB pada Jumat (30/6). Pelaku menggunakan pisau sangkur saat melakukan penyerangan.

Setelah menusuk anggota Brimob, pelaku melarikan diri ke arah Terminal Blok M sambil mengancam anggota Brimob yang bertugas jaga. Polisi menembak mati pelaku setelah mengabaikan tembakan peringatan.

Baca juga:
Penikam dua anggota Brimob selalu bilang ISIS dan Khilafah baik
Brimob korban penusukan diperkirakan bisa pulang 3 hari lagi
Jenguk polisi korban penusukan, istri Kapolri beri sumbangan dana
Mensos Khofifah besuk 2 anggota Brimob korban penusukan di RS Polri
Wiranto ingatkan umat Islam agar tidak mudah terpengaruh internet
Balas dendam jadi alasan teroris serang polisi

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.