Fadel Muhammad raih gelar Guru Besar bidang kewirausahaan sektor publik
Fadel Muhammad raih gelar Guru Besar bidang kewirausahaan sektor publik. Pencapaian itu didapat setelah fokus mengembangkan pemikiran mengenai kewirausahaan sektor publik. Di antaranya dia menyorot mengenai menumbuhkan kepercayaan publik.
Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang mengukuhkan Profesor Fadel Muhammad menjadi Guru Besar. Fadel butuh waktu selama 7 tahun untuk mendapatkan gelar tertinggi itu. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mendapat gelar tersebut di bidang ilmu kewirausahaan sektor publik Fakultas Ilmu Administrasi.
Pencapaian itu didapat setelah fokus mengembangkan pemikiran mengenai kewirausahaan sektor publik. Di antaranya dia menyorot mengenai menumbuhkan kepercayaan publik. Dengan pendekatan kewirausahaan, pengelolaan pemerintahan khususnya di daerah seharusnya diubah.
Terutama mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Di sana, kata Fadel, anggaran itu seharusnya diperlakukan sebagai modal untuk menciptakan keuntungan publik berupa meningkatnya pendapatan rakyat dan kepercayaan publik.
Maka dari itu, Fadel meyakini bahwa hasil pemikirannya mengenai kewirausahaan sektor publik sudah sejalan dengan sikap negara. Masalah ini juga tertuang dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, sebagai kebijakan seluruh instansi pelayanan publik agar berkualitas.
Dalam pandangan Politikus senior Partai Golkar ini, banyak penyelenggara pemerintah daerah belum memiliki kesadaran menciptakan kebijakan agar rakyat berpendapatan. Kondisi ini bisa dilihat dari banyaknya Kepala Daerah tersangkut kasus korupsi dan hukum lainnya. Sehingga banyak pelayanan publik terhambat.
Seyogyanya dengan pelayanan publik berkualitas diyakini meningkatkan pertumbuhan ekonomi, penyediaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan. Tentu didukung dengan terus berinovasi. Untuk itu, Fadel menegaskan bahwa pelayanan publik baik bisa diciptakan melalui pendekatan kewirausahaan. "Jadi pemerintah mestinya berkomitmen untuk menerapkan model ini karena akan menghasilkan trust (kepercayaan) dari masyarakat," kata Fadel dalam keterangannya kepada merdeka.com. Kamis (23/8).
Keputusan menduduki jabatan tertinggi dalam dunia akademik itu sudah diterima Fadel sejak 1 Juni 2018 melalui surat keputusan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi. Bahkan Kemenristek Dikti mengapresiasi Fadel dan menyebut sebagai guru besar bidang kewirausahaan sektor publik pertama di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Senat UB Prof Arifin menyebut bahwa pengukuhan Fadel Muhammad sebagai guru besar di bidang kewirausahaan sektor publik dirasa penting. Ini dikarenakan sesuai dengan misi kampus untuk menjadi perguruan tinggi dengan citra kewirausahaan internasional.
Arifin memastikan gelar diterima Fadel bukan suatu hal mudah dicapai. Banyak peraturan dan persyaratan harus dipenuhi dan diterapkan. Sehingga memang memerlukan waktu sangat panjang untuk Fadel mendapat gelar itu. "Tujuh tahun itu beliau sudah memperjuangkan untuk memenuhi banyak persyaratan seperti publikasi ilmiah, jurnal internasional dan sebagainya," ungkap Arifin.
Baca juga:
Solid dukung Jokowi, Golkar diyakini PKB tak pecah dukung Prabowo
Ginanjar Kartasasmita bantah ada friksi di Golkar, solid dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
Meski sejumlah kader kecewa, Fadel pastikan Golkar tetap dukung Jokowi-Ma'ruf
Solid dukung Jokowi, Golkar diyakini PKB tak pecah dukung Prabowo
Fadel ungkap isu pecah, Prabowo-Sandi buka pintu untuk Golkar