Eyang Elly Luthan Buktikan Bisa 'Push Rank' Mobile Legends, Inspirasi Nenek Gamer
Seniman senior Elly Luthan mengejutkan publik dengan aksinya 'push rank' Mobile Legends di konferensi pers film "Nobody Loves Kay", menginspirasi para nenek untuk lebih dekat dengan cucu melalui dunia game.
Seniman senior Elly Luthan menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap perannya dalam film terbarunya, "Nobody Loves Kay", dengan membuktikan kemampuannya bermain game daring Mobile Legends. Aksi ini dilakukan langsung di hadapan media dan tamu undangan saat konferensi pers peluncuran film tersebut di Jakarta.
Pada Kamis, 28 Mei, di sebuah bioskop di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Elly Luthan bahkan membawa gawainya ke atas panggung. Ia mengaku aktivitas "push rank" atau menaikkan peringkat dalam game tersebut belum selesai, sehingga ia tak ragu melanjutkannya di tengah acara.
Tindakan spontan ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga menjadi pesan inspiratif bagi para nenek di seluruh dunia. Elly Luthan mengajak mereka untuk tidak ragu melibatkan diri dalam kegiatan bermain game bersama cucu-cucu mereka.
Aksi Viral Eyang Elly Luthan di Konferensi Pers
Aksi Elly Luthan yang asyik "push rank" Mobile Legends di tengah sesi konferensi pers film "Nobody Loves Kay" sontak menjadi sorotan utama. Ia dengan percaya diri membawa perangkat gawainya ke atas panggung, menunjukkan bahwa ia benar-benar sedang dalam sesi permainan yang belum usai.
Momen ini secara jelas memperlihatkan totalitas sang seniman dalam mendalami karakternya di film. Dalam "Nobody Loves Kay", Elly Luthan memerankan seorang nenek yang memiliki kegemaran bermain Mobile Legends, sama seperti yang ia demonstrasikan.
Reaksi positif langsung datang dari rekan media dan tamu undangan yang hadir, banyak yang terkejut sekaligus terhibur. Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif dan mengikuti perkembangan dunia digital.
Pesan Inspiratif Eyang Elly untuk Nenek dan Cucu
Melalui aksinya, Eyang Elly Luthan menyampaikan pesan mendalam bagi para cucu agar tidak malu mengajak nenek mereka bermain game. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kedekatan antar generasi melalui aktivitas yang menyenangkan.
"Hai, cucu-cucu! Jangan pernah malu mengajak nenek kalian untuk ikut dalam kegiatan kalian main gim," ujar Elly Luthan dengan semangat. Ia berharap momen kebersamaan ini dapat mempererat tali kasih antara nenek dan cucu.
Lebih lanjut, Elly juga memberikan semangat kepada para nenek di seluruh dunia. Ia mengingatkan bahwa cinta adalah jembatan yang menyambungkan mereka dengan cucu, dan bahwa saling membutuhkan akan mendekatkan hubungan tersebut.
Pesan Eyang Elly Luthan ini sangat relevan di era digital saat ini. Ia mendorong para orang tua dan nenek untuk memahami minat cucu mereka, bahkan jika itu berarti belajar hal baru seperti bermain Mobile Legends.
"Nobody Loves Kay", Kisah Inspiratif dari Dunia Gaming
Film "Nobody Loves Kay" mengangkat kisah inspiratif tentang perjalanan seorang pemain gim profesional bernama Kairi dari tim ONIC. Film ini menyoroti bagaimana dukungan orang-orang terdekat, termasuk sang nenek, berperan penting dalam kesuksesan Kairi.
Kairi berhasil mengangkat keluarganya dari kemiskinan berkat prestasinya di dunia esports, meskipun pada awalnya banyak yang pesimis terhadap perjuangannya. Ia berhasil menjuarai berbagai turnamen gim profesional dengan hadiah uang yang besar, bahkan mampu melunasi utang orang tuanya.
Film ini merupakan hasil kolaborasi antara ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films, bekerja sama dengan Visinema Pictures. "Nobody Loves Kay" dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026.
Kisah dalam film ini sejalan dengan pesan yang disampaikan Eyang Elly Luthan. Film ini menunjukkan bagaimana passion dalam gaming bisa menjadi jalan menuju kesuksesan, terutama dengan dukungan keluarga.
Sumber: AntaraNews