LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Evakuasi longsor tambang batu di Gunung Kidul terkendala alat berat

Menurut salah seorang anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Surisdiyanto, besar dan banyaknya material yang longsor membuat petugas di lapangan kesulitan untuk melakukan evakuasi. Diperkirakan, lanjut Surisdiyanto, evakuasi baru bisa selesai dilakukan dua atau tiga hari mendatang.

2017-03-04 11:00:00
Tanah Longsor
Advertisement

Proses evakuasi sepasang suami istri yang tertimbun longsoran material batu putih di area pertambangan yang berada di Padukuhan Jentir, Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul, DIY diperkirakan baru akan selesai dua atau tiga hari mendatang. Kedua suami istri bernama Manto Miharjo (80) dan istrinya Tugiyem (75) tertimbun bukit batu putih yang longsor pada Jumat (3/3) petang.

Menurut salah seorang anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Surisdiyanto, besar dan banyaknya material yang longsor membuat petugas di lapangan kesulitan untuk melakukan evakuasi. Diperkirakan, lanjut Surisdiyanto, evakuasi baru bisa selesai dilakukan dua atau tiga hari mendatang.

"Besok (Sabtu 4 Maret) alat berat baru akan didatangkan. Kondisi material yang cukup banyak dan kondisi batuan yang labil menjadi kendala evakuasi," ujar Surisdiyanto, Jumat (3/3) dini hari.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Sambirejo Yuliasih Dwi Martini mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul dan juga kepolisian. Upaya evakuasi pun mengalami kendala peralatan yang ada.

"Batuan yang menimbun ukurannya lebih besar dari rumah. Oleh karenanya dibutuhkan alat berat untuk membantu evakuasi korban," ucap Yuliasih, Sabtu (4/3).

Saat ini, lanjut Yuliasih, evakuasi masih terus dilakukan. Petugas BPBD, Tagana, Sarda dan warga terus melakukan evakuasi terhadap dua korban.

"Evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan waspada. Sebab masih ada batu berukuran besar yang juga rawan longsor di sekitar lokasi," ungkap Yuliasih.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah bukit yang merupakan area pertambangan batu putih ambrol dan menimbun sebuah rumah milik warga. Akibatnya sepasang suami istri penghuni rumah tersebut ikut tertimbun setinggi 20 meter. Hingga saat ini kedua korban belum diketahui nasibnya.

Baca juga:
Tambang batu putih di Gunung Kidul longsor, suami istri tertimbun
Banjir dan longsong di Sumatera Barat, 4 orang tewas
Longsor di Kota Depok mulai diperbaiki, warga diminta hati-hati
Tebing di kaki Gunung Merapi longsor, pipa air bersih warga rusak
Tanah retak dan amblas di lereng Gunung Ungaran, 3 rumah rusak
Halaman belakang SD di Pekayon amblas tergerus arus
Jalur wisata Jolotundo Trawas putus tertutup longsor

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.