Evakuasi dilanjutkan, sekeluarga korban longsor rel di Cijeruk masih dicari
Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan TNI masih melakukan pencarian terhadap lima orang yang hilang tertimbun akibat longsor rel jalur Bogor-Sukabumi yang berlokasi di Kampung Maseng Rt 02 Rw 08 Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan TNI masih melakukan pencarian terhadap lima orang yang hilang tertimbun akibat longsor rel jalur Bogor-Sukabumi yang berlokasi di Kampung Maseng RT 02 RW 08 Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Pantauan merdeka.com di lokasi, Selasa (6/2), evakuasi kembali dilanjutkan sejak pukul 07.00 WIB. Satu alat berat backhoe dikerahkan untuk memindahkan material longsoran setinggi 5 meter yang menimpa dua rumah. Kelima korban merupakan satu keluarga.
"Posisi korban sudah diketahui, tapi timbunan longsor masih tebal," kata Udin salah satu warga di lokasi.
Longsor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (5/2) akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu. Proses evakuasi korban sendiri cukup sulit lantaran kondisi medan yang berada di pematang sawah.
Seperti diberitakan sebelumnya, kelima korban tersebut yakni atas nama, Nani (35) dan suaminya Asep (45) serta ke empat anaknya yang masing-masing bernama Alan (17), Aurel (2), Aldi (8) dan Adit (9).
Sedangkan korban selamat yang mengalami luka antara lain bernama Inggit (23), Anggi (20), Ihsan (12), Jana (40), Enur (25), Asep Tajudin (40) dan Ilham (14).
Baca juga:
Antisipasi longsor lagi, Kemen PU PR siagakan alat berat di jalur Puncak
Kabut warnai proses evakuasi dan pencarian korban hilang akibat longsor di Puncak
Longsor di Kampung Maseng Bogor, 7 warga luka dan 5 lainnya belum ditemukan
TNI, Polri, BPBD dan PMI bersatu evakuasi material longsor di Puncak