Evakuasi AirAsia hari ini, Basarnas tetapkan lokasi prioritas
Lokasi pencarian bergeser ke arah timur dengan luas 1.575 mil persegi.
Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) telah melakukan evaluasi selama lima hari pencarian pesawat QZ8501. Hasilnya mereka akan menerapkan strategi baru. Caranya dengan menerapkan lokasi prioritas pencarian.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo mengatakan, pencarian korban dan pesawat AirAsia QZ8501 akan difokuskan pada sektor prioritas. Lokasi dengan luas 1.575 mil persegi ini merupakan hasil evaluasi usai ditemukannya puing-puing dan jenazah.
"Area prioritas ini hasil evaluasi kami dari temuan dan macam temuan. Hari ini kami prioritaskan di sektor prioritas tanpa mengabaikan sektor yang lain," ungkapnya di Kantor Basarnas Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (2/1).
Dia menambahkan, lokasi pencarian juga akan bergeser ke arah timur. Walaupun mengalami pergeseran, luas kawasan pencarian tidak jauh berbeda dari sebelumnya.
"Luasnya sama, sekitar 3.000 meter persegi. Masih empat sektor yang penting untuk hari ini. Tapi tetap ada sektor prioritas," tutup Soelistyo.
Baca juga:
Basarnas: Fokus pencarian hari ini badan pesawat dan black box
AirAsia QZ8501 kemungkinan sempat mendarat selamat di air
Pesan Sumamik Saerah ke keluarga sebelum naik AirAsia yang jatuh
Ini ciri 2 jenazah korban AirAsia yang baru dievakuasi, bercinci
Cari AirAsia, 47 penyelam tambahan bergabung ke KRI Banda Aceh