LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Erupsi Merapi, BPBD Jateng minta Pemkab siapkan tempat pengungsian hewan

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mengeluarkan letusan featik. Berdasarkan data yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), hingga Kamis (24/5) sudah terjadi dua kali letusan. Yakni pada pukul 02.56 dan pukul 10.48 WIB.

2018-05-24 14:08:23
merapi
Advertisement

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mengeluarkan letusan featik. Berdasarkan data yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), hingga Kamis (24/5) sudah terjadi dua kali letusan. Yakni pada pukul 02.56 dan pukul 10.48 WIB.

Selain menyiapkan lokasi pengungsian untuk warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah meminta tiga pemerintah kabupaten terdampak, yakni Boyolali, Magelang dan Klaten untuk menyiapkan tempat pengungsian bagi hewan ternak atau kandang komunal.

"Kandang komunal ini gunanya untuk tempat pengungsian hewan ternak kalau terjadi erupsi," ujar Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana, di Klaten, Kamis (24/5).

Advertisement

Sarwa menerangkan, jika terjadi erupsi dan evakuasi masyarakat dirasa lebih maksimal apabila sekaligus dengan hewan ternaknya. Hal itu penting, karena menurutnya banyak warga tak mau dievakuasi karena warga lebih mementingkan menjaga hewan ternaknya.

"Kandang komunal ini penting, apalagi sapi atau hewan ternak lainnya adalah harta mereka untuk masa depan keluarga," jelasnya.

Lebih lanjut Sarwa mengemukakan, merujuk saat erupsi Gunung Merapi tahun 2010, tak sedikit warga yang nekat kembali ke rumah untuk mengecek kondisi hewan ternaknya. Mereka tak mempedulikan bahaya yang mengancam nyawa.

Advertisement

"Kalau saat erupsi hewan ternaknya tidak dievakusi, mereka pasti akan pulang. Ini sangat berbahaya dan menabrak rambu-rambu," katanya.

Meski bakal membutuhkan banyak kendaraan pengangkut jika hewan ternak harus turut dievakuasi, Sarwa berjanji untuk mencari solusinya. Diantaranya dengan mengajak pengusaha yang memiliki truk, untuk membantu proses evakuasi.

"Kalau evakuasi sapi yang besar-besar, pengusaha harus mau bantu, ada undang-undangnya kok, pengusaha menyisihkan keuntungan untuk CSR," tandasnya.

Sarwa juga meminta Pemkab Magelang, Klaten dan Boyolali menyiapkan titik evakuasi untuk warga dan hewan ternak di luar radius 10 km karena dinilainya paling aman.

Terkait kondisi Merapi saat ini, Sarwa menilai masih kondusif. Namun ia meminta warga tetap beraktivitas seperti biasa tetapi tetap waspada. Munculnya hujan abu di sebagian wilayah Magelang hingga Purworejo, dinilainya tak mengganggu dari segi transportasi.

Baca juga:
BPPTKG Yogyakarta: Gunung Merapi menuju proses erupsi magmatik
Kilat cahaya yang jadi pertanda bagi warga lereng Merapi
Dua kali letusan freatik, 362 warga di lereng Gunung Merapi mengungsi
Terdengar gemuruh saat Merapi kembali meletus
Gunung Merapi kembali meletus freatik, warga sempat mengungsi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.