Erick Tohir Yakin Tahun 2045 Ekonomi Indonesia Masuk 35 Besar Dunia
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko WIdodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Tohir memprediksi kondisi ekonomi Indonesia akan naik 35 besar dalam perekonomian dunia tahun 2045. Pernyataan ini membalas anggapan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang memprediksi Indonesia akan bubar tahun 2030.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko WIdodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Tohir memprediksi kondisi ekonomi Indonesia akan naik 35 besar dalam perekonomian dunia tahun 2045. Pernyataan ini membalas anggapan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang memprediksi Indonesia akan bubar tahun 2030.
"Tahun 2045 akan lebih jadi negara posisi ranking 35 dunia, sebab saya pastikan 100 tahun lagi Indonesia enggak akan bubar. Kalau warga kota bergerak dengan optimis, bukan yang bubar bubar, bukan pesimis, kita harus gotong-royong. Kami, ujung tombak dan tulang punggung bagi Indonesia," kata Erick Tohir saat diwawancarai di Semarang, Minggu (3/2).
Dengan optimistis dan gotong royong, ia menyarankan kepada generasi milenial untuk berani melakukan gerakan sosial (social movement). Mulai sektor agama, pendidikan, olahraga hingga ekonomi.
"Tentunya yang positif. Kita kan melihat sudah punya figur pemimpin yang kuat, pemerintah yang komitmen terhadap pembangunan infrastruktur," ujar Erick.
Maka dari itu, Erick Tohir dalam kesempatan ini memilih menyambangi sejumlah pengusaha milenial di Semarang.
"Kita yang dari generasi premium milenial datang ke sini untuk menyemangati generasi yang lebih muda dari kita, agar lebih optimistis dan lebih berani bersaing dengan negara lain," tutupnya.
Baca juga:
Dukung Jokowi-Ma'ruf, Jaringan Kiai Santri di Jombang Targetkan Menang 90 Persen
Erick Thohir Minta PSSI dan Satgas Antimafia Bola Bersinergi Basmi Match Fixing
Blak-blakan Erick Thohir Soal Penjualan Saham Inter Milan Hingga Rindu Dunia Bisnis
Erick Thohir Ajak Kubu Prabowo Berantas Hoaks
Erick Thohir Tanggapi BPN Prabowo: Penegakan Hukum Itu Tidak Pandang Bulu
TKN Dituding Soal Indonesia Barokah, Erick Thohir Ungkit Selebaran 'Say No Jokowi'