LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Erick Thohir Ungkap Gambaran Sanksi dari FIFA untuk Indonesia

Erick Thohir menjelaskan, jika disanksi berat timnas Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi sepak bola diseluruh dunia. Hal ini bakal menjadi kemunduran untuk sepak bola Tanah Air.

2023-03-31 16:19:08
erick thohir
Advertisement

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berbicara kemungkinan sanksi untuk Indonesia dari FIFA setelah batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Menurutnya, gambaran sanksi yang diberikan bisa tergolong ringan dan berat. Ia berharap Indonesia tidak dikenakan sanksi berat oleh FIFA.

"Khusus untuk sanksi tentu ada sanksi ringan seperti administrasi, pergantian belum tahulah. Jangan yang sangat berat lah," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (31/3).

Dia menjelaskan, jika disanksi berat timnas Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi sepak bola diseluruh dunia. Hal ini bakal menjadi kemunduran untuk sepak bola Tanah Air.

Advertisement

Erick berkata, sanksi berat pernah dilayangkan FIFA untuk Indonesia pada tahun 2015. Dia bercerita, saat itu dirinya diminta Presiden Jokowi melobi FIFA agar sanksinya dicabut.

"Itu sebenarnya sudah pernah terjadi di tahun 2015 waktu itu yang kebetulan juga saya bukan siapa-siapa waktu itu, saya bukan menteri, bukan pengurus PSSI, Bapak Presiden meminta untuk saya juga bisa melobi waktu itu ke FIFA dan dicabut di tahun 2016 kalau tidak salah," tuturnya.

Advertisement

Dia menjelaskan, Indonesia sangat terpukul saat disanksi FIFA pada tahun 2015 silam. Kata dia, Indonesia seperti sendirian dalam hal sepak bola.

"Tentu itu yang terberat di mana kita menjadi menyendiri, jadi kita melakukan pertandingan, pembinaan wasit, usia muda tetapi tidak ada tentu ke depannya ya cuman ibarat kita di Indonesia saja," ungkapnya.

"Saya rasa yang tidak kita harapkan karena apalagi mata pencaharian di sepak bola ini kan tidak bisa sekonyong-konyong hanya dilihat oh hanya ini dan itu tetapi turunannya banyak sekali yang namanya industri olah raga sepakbola," tambah Erick.

Terkait potensi sanksi itu, Erick pun akan kembali bertemu dengan FIFA dalam meeting council FIFA 2023. Dia mengakui saat ini FIFA memang mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia.

"Karena dari FIFA sendiri tentu mengharapkan hal ini tidak terjadi tapi tentu kalau dilihat dari suratnya jelas bahwa FIFA mempelajari dan mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia," ujarnya.

"Karena itu saya sedang menunggu undangan FIFA setelah mereka melakukan rapat FIFA Council, beberapa hari ke depan dan saya siap bertemu dengan FIFA kembali," tutup Erick.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.