LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Epidemiolog Sebut Gejala Varian Omicron Mirip Influenza

"Sampai hari ini, WHO sendiri, virolog sendiri belum tahu persis karakter dari Omicron itu seperti apa," ujarnya.

2021-12-07 15:13:19
varian omicron
Advertisement

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair) Windhu Purnomo mengatakan, gejala yang muncul akibat terpapar Covid-19 varian Omicron tak berbeda dengan Influenza. Gejalanya berupa demam hingga batuk.

"Pada dasarnya mirip gejala Influenza pada umumnya, mirip. Jadi demam, batuk, sama saja, enggak jauh berbeda," katanya dalam diskusi virtual, Selasa (7/12).

Sementara dari sisi penularan, varian Omicron tak jauh berbeda dengan Delta. Keduanya sama-sama bisa menulari orang yang pernah terpapar Covid-19 maupun sudah divaksinasi. Omicron juga bertransmisi lewat droplet.

Advertisement

Windhu menuturkan, tingkat transmisi dan fatalitas varian Omicron belum diketahui. Hingga saat ini, Badan Kesehatan Dunia atau WHO belum menemukan dua karakteristik tersebut pada varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan itu.

"Sampai hari ini, WHO sendiri, virolog sendiri belum tahu persis karakter dari Omicron itu seperti apa," ujarnya.

Menurut Windhu, cara pencegahan terhadap Omicron sama seperti varian sebelumnya. Menerapkan protokol kesehatan 3M secara ketat, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

Advertisement

Selain itu, masyarakat harus mengikuti vaksinasi untuk mencegah sakit berat saat terpapar varian Covid-19.

"Jadi pencegahannya sama, prokes 3M 100 persen dan vaksinasi," tandasnya.

Kementerian Kesehatan mengatakan hingga saat ini belum ditemukan varian Omicron di Indonesia. Padahal surveilans genomik terhadap spesimen pelaku perjalanan internasional terus dilakukan.

"Belum ada (varian Omicron)," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

Nadia menyebut, setiap hari ada sekitar 500 hingga 600 spesimen yang disekuensing di Indonesia. Upaya ini untuk mencegah lolosnya varian Omicron ke Indonesia.

Baca juga:
Cegah Omicron, Wali Kota Bandarlampung Tetap Laksanakan PPKM Level 3 dan Penyekatan
Omicron Lebih Mudah Menular tapi Mungkin Tak Menimbulkan Sakit Lebih Parah
Putusan Masa Karantina 10 Hari Jaga Kepercayaan Investor pada Indonesia
Ilmuwan: Varian Omicron Kemungkinan Muncul dari Pasien HIV
CEK FAKTA: Benarkah Ini Daftar Gejala Virus Omicron? Simak Penjelasannya
RI Pegang Presidensi G20 2022, Pertama Kali Perwakilan Afrika Bakal Hadir

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.