Epidemiolog Beberkan Syarat untuk Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Informasi tentang vaksinasi yang berkembang di tengah masyarakat amat beragam. Sebut saja soal teori konspirasi yang masih dipegang oleh sejumlah masyarakat.
Epidemiolog Dicky Budiman mendorong program vaksinasi untuk anak di usia 6-11 tahun. Meskipun demikian ada syarat penting yang harus diperhatikan yakni literasi soal vaksinasi.
"Yang menjadi catatan adalah literasi vaksin pada orangtua, masyarakat, dan sekolah juga penting," ujar dia kepada merdeka.com, Minggu (12/12).
Informasi tentang vaksinasi yang berkembang di tengah masyarakat amat beragam. Sebut saja soal teori konspirasi yang masih dipegang oleh sejumlah masyarakat.
"Karena teori konspirasi juga kan masih kita lihat. Ternyata sebagian penduduk kita masih merasa vaksin ini tidak bermanfaat, percaya teori konspirasi," urai dia.
"Ini yang harus di-addres sebelum diberikan vaksinasi pada anak. Karena ketika literasi belum memadai, ada satu saja kasus itu akan disalahtafsirkan sangat berbeda dan itu bisa kontra produktif," lanjut Dicky.
Indonesia, tegas dia, memiliki modal besar untuk menjalankan program vaksinasi bagi anak-anak. Salah satunya dari segi ketersediaan vaksin.
"(Vaksinasi) Pada anak ada modal yang besar. Karena program vaksinasi pada anak sudah rutin dan bisa dilakukan di sekolah sehingga menjadi lebih besar kemudahannya dari sisi lokasi, ramah lingkungan buat anak, sisi dukungan guru dan orang tua. Jauh lebih besar potensinya," tandas dia.
Baca juga:
Epidemiolog Beberkan Urgensi Vaksinasi untuk Anak 6-11 Tahun
Ganjar Bakal Kebut Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun
INFOGRAFIS: 4 Hal Terkait Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun
Indonesia Kembali Terima Dukungan 3,5 Dosis Vaksin Covid-19 dari Covax
102.910.182 Penduduk Indonesia Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap
Penelitian: Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Kuat Lawan Omicron