Enam Tahanan Kembali Dipindahkan Usai Kericuhan di Rutan Solo
Kepala Rutan kelas IA Solo, M. Ulin mengatakan, keributan yang terjadi di dipicu adanya kesalahpahaman. Ia memastikan saat ini kondisi rutan sudah kondusif.
Sebanyak 6 tahanan Rutan Kelas IA Solo yang terlibat keributan, kembali dipindahkan ke luar kota. Sehingga jumlah seluruh tahanan yang dipindahkan menjadi 12 orang. Pemindahan dilakukan 3 tahap dengan mobil barracuda milik Polresta Surakarta.
Pantauan di lokasi, pemindahan 6 tahanan terakhir dilakukan sekitar pukul 15.40 WIB. Hingga malam ini suasana luar rutan terlihat kondusif. Tak terlihat lagi kelompok massa yang pada Kamis (10/1) siang, memenuhi Jalan Slamet Riyadi, Gladag.
Kepala Rutan kelas IA Solo, M. Ulin mengatakan, keributan yang terjadi di dipicu adanya kesalahpahaman. Ia memastikan saat ini kondisi rutan sudah kondusif.
"Saat ini kondisi rutan sudah kondusif. Ini berkat bantuan dari Polresta Surakarta terutama untuk pemindahan tahanan," katanya.
Namun untuk lokasi pemindahan 12 tahanan tersebut, Ulin enggan mengungkapkan. Di lokasi rutan sejumlah personel dari Polresta Surakarta dan Brimob Polda Jateng masih berjaga. Sejumlah kendaraan taktis seperti water canon masih disiagakan di depan Rutan.
Sebelumnya, kericuhan terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Solo, Kamis (10/1) siang. Sejumlah narapidana (napi) terlibat aksi saling lempar di dalam rutan. Kericuhan lebih besar hampir terjadi di luar tahanan, setelah muncul aksi solidaritas dari salah satu pelaku kericuhan.
Ratusan orang dari sebuah ormas bahkan sempat memenuhi pintu utama rutan yang terletak di ujung timur Jalan Slamet Riyadi, Gladag. Mereka datang setelah mendapat kabar dari pembesuk yang menceritakan bahwa napi teman mereka mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari napi lainnya.
Aksi saling lempar tersebut menimbulkan kepanikan sejumlah pembesuk dan petugas di rutan. Beruntung ratusan personel gabungan dari TNI dan Polri yang diterjunkan bisa mengamankan keadaan. Sehingga kericuhan yang lebih besar bisa dihindarkan.
Baca juga:
Enam Tahanan Dipindah ke Semarang Usai Kericuhan di Rutan Solo
Rutan Solo Ricuh Dipicu Saling Ejek Antar Napi
Kompleksitas Masalah Lapas, dari Napi Kabur Hingga Jual Beli Fasilitas Mewah
Menkum HAM Sebut Lapas Kelebihan Muatan Karena Napi Narkotika Meningkat
Jenguk Teman di Lapas, Seorang Ibu Sembunyikan Sabu di Sendal Anaknya
Sambut Tahun Baru, Kapolres Tangerang Gelar Ruqyah Belasan Napi
KPK: Pemborgolan Tahanan Korupsi Hasil Masukan dari Masyarakat