Empat warga tewas akibat gempa 6,2 SR di Sulteng
51 Rumah juga mengalami rusak berat akibat lindu sore itu.
Gempa 6,2 SR di Parigimountong, Sulawesi Tengah, kemarin mengakibatkan empat orang warga tewas dan tujuh lainnya luka berat. 51 Rumah juga mengalami rusak berat akibat lindu sore itu.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (19/8), menyebutkan 51 rumah yang rusak berat, 43 terletak Kabupaten Sigie dan delapan rumah di Kabupaten Parigi Moutong.
Dampak terparah terjadi di sembilan desa yang terdapat di tiga kecamatan, yaitu Kulawi, Lindu, dan Gumbasa, Kabupaten Sigie. Di Kecamatan Kulawi, terdapat lima desa yaitu Desa Namo, Bolapapu, Boladangko, Tangkulowi, dan Saluwa.
Sedangkan di Kecamatan Lindu, terdapat satu desa yakni Desa Tomado dan di Kecamatan Gumbasa ada tiga desa yaitu Desa Pakuli, Tuva, dan Omu.
Saat ini ketiga kecamatan tersebut masih belum dapat dijangkau karena jalan tertimbun longsoran di 13 titik. Dua titik yang parah terjadi di Desa Salua dan Desa Namo. Alat berat berupa louder dan boldozer dikirim ke lokasi longsor.
Humas BNPB, Sutopo mengatakan, BPBD Kabupaten Sigie dan instansi terkait sudah berada di lokasi untuk pendataan dan penanganan darurat.
"BPBD Kab Sigie telah mendirikan posko penanganan darurat di rumah warga yang tidak terkena gempa," ujar Sutopo lewat siaran pers.(mdk/ren)