Empat kaki tangan mucikari kakap masih buron
Mereka yang buron adalah Lingling yang memiliki 150 PSK, Wen Phing 300, Shen Shen 200 dan Angelina dengan 70.
Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap mucikari kelas kakap, Yunita alias Keyko (27) dan tiga kaki tangannya. Kini polisi masih memburu beberapa kaki tangan ibu dua anak tersebut.
Sayang, hingga tiga hari mengejar jaringan Keyko di Surabaya, polisi hanya berhasil menangkap Lanny alias Nonik (27), Gloria alias Nonik palsu (27) dan Nugroho Tjahajono Budiono alias Dion (36).
"Saat ini jaringan Keyko pada 'tiarap', sehingga kami kesulitan memburu para tersangka yang lain. Tapi kami akan terus berusaha membekuk semua jaringan Keyko di Surabaya," terang Pjs Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya, Iptu M Solikin Ferry, Kamis (13/9)
Informasi yang dihimpun pihak kepolisian, di Surabaya sendiri, Keyko memiliki enam jaringan, dua di antara kaki tangannya itu telah tertangkap, yaitu duo Nonik yang memiliki total 300 wanita panggilan, dari berbagai kalangan, mulai dari model, sales promotion girl (SPG), pegawai kantoran hingga mahasiswa.
Sementara empat mucikari yang membantu Keyko lainnya, yaitu Lingling yang memilik 150 pekerja seks komersial (PSK), Wen Phing (300 PSK), Shen Shen (200 PSK) dan Angelina dengan 70 PSK, belum berhasil dibekuk.
"Untuk sementara belum bisa kita kembangkan," elak Ferry.
Diakui Ferry, pihaknya sangat menyayangkan kesulitan yang dialaminya itu. Sebab, kerja keras polisi untuk membekuk semua jaringan perempuan penyedia 2.600 PSK untuk para pejabat dan pengusaha itu, gagal diungkap.
Melihat belum bisa dikembangkan, maka kasus Yunita yang bisa menyediakan 1.600 PSK berbagai jenis mulai dari model, mahasiswi, atau yang masih perawan, patut disayangkan. Bahkan, bisa jadi seluruh kaki tangan Keyko lari keluar Surabaya.
"Kelihatnya sudah tercium oleh anak buahnya yang lain, kalau mereka juga kita buru," lanjut Ferry.
Tak hanya mucikari yang di Surabaya, lanjut dia, bisa jadi orang kepercayaan Keyko yang berdomisili di Jakarta, San Fokus yang memiliki 200 PSK, Alona (200 PSK) dan Emmon (100 PSK), juga ikut menghilang.
"Di Banjarmasin Putri Adeline dengan 100 PSK dan Radita dengan 25 PSK, untuk yang di Malang ada Lards dengan 50 PSK, di Semarang selain Dion masih ada satu mucikari, yaitu Evan dengan 200 PSK. Kemungkinan mereka semua juga sudah ikut menghilangkan jejak," katanya.
Tiarapnya para kaki tangan perempuan yang menjanda dua kali ini, karena mereka telah mengetahui kalau big bosnya dan tiga orang kepercayaannya tertangkap.
"Karena ketika dilidik ke kota terdekat, mereka semua sudah hilang," tandasnya.
Tapi meski sudah kehilangan jejak, Ferry tetap menjanjikan akan mencari dan secepat mungkin membekuk seluruh jaringan Keyko.