LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Empat dari tujuh tahanan kabur Polsek Kubu ditangkap kembali

Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir dengan adanya pelaku kejahatan kabur dari tahanan.

2016-07-26 17:58:39
tahanan kabur
Advertisement

Empat dari tujuh tahanan kabur dari Kepolisian Sektor Kubu kabupaten Rokan Hilir Riau pada Selasa (26/7) dini hari, berhasil ditangkap kembali. Mereka ditangkap tim gabungan dipimpin Kapolres Rokan Hilir ‎AKBP Hendri Posma Lubis.

Mereka yang ditangkap, yakni Abdul Saman tahanan kasus pencabulan, Heri Setiawan tahanan kasus penggelapan, Rahmadani tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor, dan Jali tersangka kasus penggelapan sepeda motor.

"Sejak para tahanan ini kabur dini hari tadi, tim gabungan yang dibentuk langsung menyisir ke lokasi yang dimungkinkan sebagai jalur pelarian mereka. Hasilnya, dari tujuh tahanan yang kabur, empat berhasil ditangkap," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (26/7).

Guntur menceritakan, kejadian itu bermula sekitar pukul 00.00 WIB, anggota polisi piket Polsek Kubu Brigadir Arsyad Efendi dan Briptu Eka Zakaria melakukan pengecekan tahanan sel Polsek Kubu dengan kondisi tahanan masih lengkap.

"Saat itu, ada delapan orang tahanan. Yakni di sel nomor 2 sebanyak empat orang, dan sel nomor 3 sebanyak empat orang," ujar Guntur.

Namun, beberapa jam kemudian, Brigadir Ferinando Napitupulu, Brigadir Arsyad Efendi dan Briptu Eka Zakaria melakukan pengecekan tahanan kembali. Ternyata, tujuh tahanan sudah tidak ada di dalam sel dan melarikan diri.

"Tahanan yang kabur dari sel nomor 2 sebanyak tiga orang, yakni inisial Jali tahanan‎ kasus pengelapan, Giman tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor, dan Suyandi kasus pencurian dengan pemberatan," kata Guntur.

Sedangkan tahanan di sel nomor 3 sebanyak empat orang, yakni Rhamdani tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor, Heri Setiawan kasus penggelapan, Abdul Saman tahanan kasus pencabulan, dan Hasan Ashari yang tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor.

Polisi hanya menemukan satu orang tahanan berada di ruang Sel nomor 2, yakni Syaifudin Harahap tahanan kasus kebakaran hutan dan lahan (karlahut) dengan kondisi diikat.

"Jadi ada 1 tahanan kasus karlahut inisial HS, yang tidak ikut kabur dengan kondisi tangan di ikat ke belakang menggunakan handuk kecil warna putih, kaki diikat dengan handuk kecil warna merah," jelas Guntur.

Selain itu, polisi juga melihat plafon atas ruangan sel nomor 1 dan sel nomor 2 yang di lapis besi sudah berlobang. Lobang pada atap itu diyakini sebagai tempat larinya para tahanan.

"Keterangan dari tahanan yang tidak kabur, tiga orang tahanan sel nomor 2 sebelumnya mengikatnya pada saat sedang tidur. Kemudian mengancam akan memukul apabila ribut," ungkap Guntur.

Menurut Guntur, pada saat tahanan melarikan diri situasi hujan dan para petugas piket yang jaga diduga lalai.

Guntur mengimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya pelaku kejahatan kabur dari tahanan. Sebab, polisi sudah mengepung lokasi yang dimungkinkan sebagai jalur pelarian mereka.

‎"Tim gabungan sudah dibentuk dan dipimpin Kapolres Rokan Hilir AKBP Hendri Posma Lubis untuk menyisir di daerah perairan sungai dan jalur darat," ucap Guntur.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.