Empat Calhaj asal Sidoarjo batal berangkat ke tanah suci
Empat Calhaj asal Sidoarjo batal berangkat ke tanah suci. Tiga Calhaj mengundurkan diri karena faktor kesehatan. Sementara seorang lainnya meninggal dunia.
Sebanyak empat Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Sidoarjo gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Alasannya, tiga Calhaj diantaranya mengundurkan diri. Sementara seorang lainnya meninggal dunia.
Kepala Kemenag Sidoarjo A. Rofi'i menjelaskan, tiga calhaj yang gagal berangkat tahun ini mengundurkan diri karena faktor kesehatan.
"Dua di vonis menderita penyakit gagal ginjal. Sedangkan yang satu orang sebenarnya tidak apa-apa, namun karena suami istri, suaminya sakit di vonis gagal ginjal, sehingga istrinya mutuskan tidak ikut berangkat Jemaah Haji tahun ini," jelasnya, Sabtu (29/7).
Sedangkan, seorang calhaj lainnya meninggal dunia. "Allah berkehendak lain, tidak dipanggil ke Baitullah melainkan di panggil ke Rohmatullah," ungkap pria korban lumpur lapindo itu.
Sekadar informasi, Calhaj Sidoarjo yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini mengalami peningkatan sekitar 95 persen dibanding tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya sebanyak 1.800 calhaj yang berangkat menunaikan Rukun Islam yang ke-5. Sedangkan, tahun ini sebanyak 3.025 calhaj yang berangkat dari Kota Delta.
Rofi'i menyatakan kursi calhaj yang batal berangkat tidak diganti dengan orang lain. Secara otomatis porsi yang kosong itu kembali ke (Porsi) Nasional.
"Kami hanya pelaksana teknis saja, kalau soal itu secara otomatis masuk sistem Siskohat," tutupnya.
(mdk/noe)