LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Empat anak pelaku bom Surabaya dan Sidoarjo harus diasuh orang yang 'waras'

AIS (8) diselamatkan dari aksi ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Orang tua dan kakak-kakak AIS tewas di tempat dalam aksi bom bunuh diri tersebut. Sementara dua anak lainnya berhasil diselamatkan dalam penggerebekkan di Sidoarjo yang juga menewaskan kedua orang tuanya.

2018-05-15 15:06:06
Bom Surabaya
Advertisement

Empat orang anak dari para pelaku aksi terorisme di Surabaya dan Sidoarjo berhasil diselamatkan. Saat ini, mereka sedang mendapatkan perawatan baik secara psikis dan psikologis.

Satu anak, AIS (8) diselamatkan dari aksi ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Orang tua dan kakak-kakak AIS tewas di tempat dalam aksi bom bunuh diri tersebut. Sementara dua anak lainnya berhasil diselamatkan dalam penggerebekkan di Sidoarjo yang juga menewaskan kedua orang tuanya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin mengatakan pengasuhan anak-anak tersebut nantinya harus kepada keluarga yang 'waras' sehingga dapat menjadi tumpuan masa depannya.

Advertisement

"Semua orang tuanya sudah meninggal, tinggal diserahkan kepada siapa. Orang tuanya nanti orang benar yang merawat nantinya, mungkin neneknya, mungkin pamannya dengan catatan orang yang memiliki pemahaman yang waras," kata Machfud Arifin di Mapolda Jatim, Selasa (15/5).

"Saya harus menyerahkan ini kepada orang yang benar. Pemahaman yang waras, baru kita serahkan. Tapi kita akan memberikan pendampingan Polwan, psikolog, bila perlu ahli di bidang deradikalisasi untuk pemikiran anak-anak ini," sambungnya.

Pendampingan akan diberikan sampai, ketiganya sehat dan sembuh. Baru kemudian diserahkan kepada orang atau keluarga yang berhak. AIS dinilai yang paling parah dan harus mendapatkan perlakuan khusus.

Advertisement

"Otoritas penyerahan ini pada saya, kalau sudah saya kirim untuk diserahkan kepada orang yang tepat, saya akan serahkan. Sambil proses penyembuhannya, " tegasnya.

Baca juga:
Polisi sebut foto viral Dita Oeprianto digeledah polisi hoaks
Total 4 terduga teroris ditangkap polisi di Malang, Pasuruan dan Surabaya
Teror bom di Surabaya, anak-anak adalah korban bukan pelaku!
Menhan minta polisi, tentara dan hansip dilibatkan awasi 500 WNI pulang dari Suriah
Ini penyebab anak bomber Mapolrestabes Surabaya selamat dari maut

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.