Emil Pantau Banjir di Jatiasih: Perumahan Elit Juga Kena
Banjir di Bekasi karena luapan Kali Bekasi akibat kiriman air dari Bogor melalui Kali Cikeas dan Cileungsi. Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas menyebut, puncak tinggi muka air mencapai 610 sentimeter, dua kali lipat dari batas maksimal tanggul 300 sentimeter.
Sejumlah permukiman penduduk di kawasan Bekasi, Jawa Barat, juga terendam banjir. Terparah di kawasan Jatiasih, Bekasi.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau lokasi setelah melakukan pemantauan lewat udara dengan helikopter.
"Pantauan udara tadi bersama Pak Wali diarahkan yang agak parah di seperti Jatiasih," kata Ridwan Kamil di lokasi banjir Vila Taman Kartini, Bekasi Timur, Kamis (2/1).
Sejumlah perumahan banjir parah di wilayah Jatiasih mulai dari Villa Nusa Indah, Pondok Gede Permai, Kemang IFI. Ketinggian banjir di lokasi ini sejak kemarin sore sampai siang ini mencapai atap rumah atau sekitar empat meter.
"Itu (perumahan di Jatiasih) masih tergenang bahkan perumahan elit pun Kemang Pratama juga kena, hampir banyak sekali," kata Kang Emil.
Banjir di Bekasi karena luapan Kali Bekasi akibat kiriman air dari Bogor melalui Kali Cikeas dan Cileungsi. Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas menyebut, puncak tinggi muka air mencapai 610 sentimeter, dua kali lipat dari batas maksimal tanggul 300 sentimeter.
Dari pantauan ANTARA pada Kamis (2/2), ketinggian air di Perumahan Jatirasa sudah sangat menurun, meskipun di sejumlah titik masih terdapat genangan, terutama di tempat-tempat cekungan jalan kompleks. Warga pun umumnya belum menempati rumah mereka kembali, mereka menunggu air benar-benar surut.
Jalan-jalan di Kompleks Pondok Gede Permai (PGP), yang merupakan lokasi banjir terparah sejak Rabu (1/1), juga masih tergenang. Akses masuk Kompleks PGP juga terhambat karena banyak kendaraan warga yang tertumpuk di dekat pintu masuk. Arus banjir yang deras telah menyeret mobil-mobil milik warga, lalu tertumpuk di depan pintu masuk perumahan.
Warga PGP belum banyak yang kembali ke rumah, bahkan mereka juga belum bisa membersihkan rumah-rumah mereka karena air bersih tidak tersedia dan listrik hingga saat ini masih dipadamkan oleh PLN. Pemadaman tetap dilakukan oleh PLN untuk menghindari risiko arus pendek.
(mdk/lia)