Emil Dardak dan AHY Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Peta Pilkada Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY. Dalam pertemuan itu, Emil membahas soal pemetaan politik pemilihan kepala daerah di Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY. Dalam pertemuan itu, Emil membahas soal pemetaan politik pemilihan kepala daerah di Jawa Timur.
Hal ini diungkapkan Emil usai bertemu dengan AHY di Hotel Shangrila Surabaya. Emil mengakui, dalam pertemuan yang dikemas acara makan siang ini, dia dan AHY sempat membicarakan soal peta Pilkada di Jatim.
"Ada nanya-nanya. Jujur nanya-nanya tapi baru singkat sih, beliau menanyakan peta Pilkada," ujarnya, Selasa (26/11).
Sayangnya, saat disinggung pemetaan Pilkada seperti apa yang dibicarakan dengan AHY, Emil enggan menjabarkannya. Namun dalam pembicaraan tersebut, Emil hanya memastikan jika dia dan AHY sepakat Pilkada di Jatim nantinya harus menjadi ajang demokrasi yang berkualitas.
"Banyak lah Pilkada, seru lah pokoknya. Nanti kita berharap menjadi ajang demokrasi yang sehat, ajang demokrasi yang berkualitas kita berharap tidak ada money politics, tidak ada hoaks, tidak ada isu yang memecah belah kerukunan masyarakat. Semua mengusung kualitas bukan hanya kampanye hitam dan tidak menghilangkan ciri Jawa Timur yang akan kita tunjukkan," tegasnya.
Hingga saat ini, usai melakukan pertemuan dengan Emil, AHY menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah kader Partai Demokrat Jawa Timur. Pertemuan tersebut digelar secara tertutup di salah satu ruangan di Hotel Shangrila di Surabaya.
Baca juga:
SBY Belum Berkenan Bertemu PKS
Demokrat: Stafsus Jokowi Gaji Rp51 Juta, Terserah Kalian Deh!
Wakil Ketua MPR Bantah Wacana Amandemen Ubah Masa Jabatan Presiden
Elite PKS Bakal Kunjungi SBY usai Bertemu Tommy Soeharto
Jokowi Disebut Tak Bernyali Soal Perppu KPK, PKB Bilang 'Enggak Usah Tekan-tekan'
Demokrat Sebut Jokowi Tak Bernyali, PDIP Pertanyakan Urgensi Perppu KPK