LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Eks Menkum HAM: Mengutuk terorisme tidaklah perlu dengan cara ekstrem

Eks Menkum HAM: Mengutuk terorisme tidaklah perlu dengan cara ekstrem. Politisi Demokrat itu juga berharap, masyarakat dapat mendukung upaya penanggulangan terorisme yang saat ini sedang dilakukan oleh Polri.

2018-05-18 04:03:00
Terorisme
Advertisement

Mantan Menkum HAM Amir Syamsuddin berharap seluruh masyarakat tetap waspada. Namun, tidak berlebihan dalam menyikapi persoalan maraknya aksi terorisme yang ada saat ini.

"Walaupun kita benci dan mengutuk terorisme tidaklah perlu dengan cara ekstrem, mengekspos kemarahan dan kebencian kita, hanya akan berpotensi semakin mengeruhkan suasana yang seharusnya teduh di Ramadhan suci ini," jelas Amir kepada awak media, Rabu (16/5).

Politisi Demokrat itu juga berharap, masyarakat dapat mendukung upaya penanggulangan terorisme yang saat ini sedang dilakukan oleh Polri.

Advertisement

"Seraya senantiasa berikhtiar dan berdoa, semoga Banten dan khususnya Serang dijauhkan dari musibah teroris ini," jelas Amir.

Amir berharap, masyarakat dapat waspada dan memperhatikan lingkungannya masing-masing. "Namun tetap tidak dengan cara-cara yg ekstrem dan overacting, hindari main hakim sendiri," tegasnya.

Terkait revisi UU Terorisme yang saat ini sedang didesak agar dapat segera disahkan, Mantan Menteri Hukum dan HAM 2011-2014 ini mengatakan, hal tersebut memang diperlukan namun harus tetap melalui proses yang wajar.

Advertisement

"Sebagaimana proses kelahiran undang-undang pada umumnya, yang wajib memenuhi asas manfaat, keadilan dan kepastian hukum". ujarnya.

Baca juga:
Densus 88 tangkap dua terduga teroris di Cirebon
Rumah dihuni terduga teroris di Urangagung Sidoarjo dikenal angker
Kapolri jenguk jurnalis dan polisi korban penyerangan teroris di Mapolda Riau
Aktivis HAM sarankan pembentukan Koopssusgab disertai PP atau Perpres
Rumah di Mojokerto digerebek Densus, diduga terkait jaringan teroris

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.